Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, kabarpas.com – Seorang perempuan bernama Nur Hanifah (50 tahun) warga Jalan Wijaya Kusuma/ Kelurahan Dawuhan, Kecamatan /Kabupaten Situbondo, tewas ditabrak Kereta Api di perlintasan kereta api di belakang Taman Manula, Kota Probolinggo. Korban tewas seketika akibat luka serius pada bagian kepala dan sempat terlempar ke sungai.
Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Tohari menjelaskan hasil dari keterangan saksi-saksi, sebelum tertabrak korban terlihat seperti orang bingung, mondar-mandir di sekitar rel kereta. Warga yang mengetahui sempat berteriak namun korban tidak mendengar.
“Seperti orang linglung diteriaki warga tidak mendengar, dan tertabrak kereta api,“ ujar Tohari kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Kamis (17/12/2020).
“Kita akan cari tahu, korban ke Kota Probolinggo dalam rangka apa. Karena terlihat seperti orang kebingungan,” tambahnya.
Sementara itu, Polsuska Probolinggo, Kapten Muhalil menuturkan, korban mengalami luka serius pada bagian kepala, akibat disambar kereta Api Sri Tanjung dari arah timur dan jenazah sudah dibawa ke rumah sakit dr Muhamad Saleh, Kota Probolinggo.
“Korban alami luka serius pada kepala, dan jenazahnya sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Muhamad Saleh untuk diautopsi,“ tutupnya. (wil/gus).

















