Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 18 Agu 2017

Peringati Hari Kemerdekaan, Warga Singotrunan Lestarikan Tradisi Barikan


Peringati Hari Kemerdekaan, Warga Singotrunan Lestarikan Tradisi Barikan Perbesar

Reporter : Hari Purnomo

Editor : Memey Mega

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72, warga Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, menggelar barikan atau selamatan kampung. Dalam tradisi itu setiap keluarga  memasak tumpeng dengan sayur krawu yang dilengkapi lauk-pauk, serta berbagai macam masakan khas Banyuwangi.

Sayur krawu terdiri atas sayur daun pepaya muda dan daun singkong muda yang dicampur kelapa muda. Serta juga bertuliskan HUT RI-72 yang diberi lambang bendera merah putih.

Selanjutnya, tumpeng beserta sayur itu dibawa ke tepi jalan raya di kampungnya. Mereka menggelar selamatan dan makan bersama dipinggir jalan. Banyaknya  warga yang ikut dalam acara itu,  menjadikan panjangnya deretan hingga dua kilometer.

“Ini tradisi tahunan yang sudah dilaksanakan turun-temurun dalam memperingati hari kemerdekaan. Setelah berbagai macam peringatan atau lomba-lomba dilaksanakan, pastinya gelar selametan kampung guna mensyukuri nikmat yang sudah diberikan oleh Tuhan. Selamatan itu tidak hanya diikuti warga sekitar, warga luar desa yang  kebetulan sedang melintas diminta berhenti dan diajak makan bersama,” ungkap Abd. Hamid, tokoh masyarakat setempat kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Kamis (17/08/2017).

Selamatan ini, lanjut Hamid, selain wujud syukur  kepada Tuhan,  juga untuk mempererat silaturahmi antara warga satu kelurahan dengan warga lain yang kebetulan melintas.

“Selamatan digelar secara serentak di setiap lingkungannya masing – masing di seluruh Kelurahan Singotrunan,” terangnya.

Tidak hanya di tepi jalan raya, gang-gang kecil  di lingkungan pun juga dipenuhi warga yang menggelar selamatan kampung, “Ini tradisi yang tidak jauh beda dengan masyarakat Oseng di daerah lain,” terangnya.

Dalam selamatan itu, warga baru  boleh menyantap masakan tumpeng  krawu setelah doa yang dipimpin  pemuka agama melalui  pengeras suara di tengah-tengah kerumunan warga.

“Kegiatannya serentak di Kelurahan Singotrunan ini tujuannya semoga masyarakat khususnya kelurahan ini dijauhkan dari segala jenis bala, marabahaya, dan bencana. Masyarakatnya diberi keselamatan dan kesejahteraan,”  ungkapnya. (har/mey).

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA