Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Sedikitnya 100 orang peserta didik dari 6 (enam) PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di Kabupaten Probolinggo mengikuti uji kompetensi ketrampilan membatik di SKB Kraksaan, Selasa (30/1/2018) hingga Kamis (1/2/2018).
Para peserta ini berasal dari PKBM Al Fatih Paiton sebanyak 15 orang, PKBM Insan Cendekia Besuk sebanyak 15 orang, PKBM Sekarsari Pakuniran sebanyak 15 orang, PKBM Kartini Maron sebanyak 20 orang, PKBM Bintang Ansoruna Bantaran sebanyak 15 orang dan PKBM Tunas Bangsa Sumber sebanyak 20 orang.
Setelah mengikuti uji kompetensi ini, para peserta didik ini akan mendapatkan sertifikat standart nasional yang diakui secara nasional hingga ke luar negeri.
Kepala SKB Kraksaan Herry Eko Purnomo mengatakan ujian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik di bidang ketrampilan membatik. Dimana ujian ini masuk dalam kategori ujian standart level II (Asisten Pembuat Batik Warna Sintetis).
“Rata-rata peserta adalah pengangguran dari kalangan ibu rumah tangga dengan sasaran usia produktif 16-40 tahun. Sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidupnya dengan cara berwirausaha dalam bidang membatik,” kata Eko.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKK (Pendidikan Kecakapan Kerja) bidang ketrampilan membatik yang diluncurkan oleh BP PAUDNI . Sebelum mengikuti ujian ini para peserta didik belajar di PKBM masing-masing 200 jam pelajaran.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta didik dari beberapa PKBM ini mampu untuk berwirausaha secara mandiri dalam rangka lebih meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Dan bisa mengembangkannya di lingkungan masyarakat tempat tinggalnya,” tukas Eko. (fudz/nis)

















