Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 3 Feb 2019

Plengsengan Sungai Tugusari Pasuruan Ambrol


Plengsengan Sungai Tugusari Pasuruan Ambrol Perbesar

Reporter : Rosy Adim

Editor :  Titin Sukmawati

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Tak ada angin dan tak ada hujan, tiba – tiba plengsengan sungai Tugusari yang terbuat dari beton cor ambrol, pada Minggu (03/2/2019) sore.

Plengsengan sungai yang berada di Desa Tugusari, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini, tiba-tiba ambrol hingga sepanjang 20 meter dari jembatan.

Diketahui bahwa sungai yang airnya mengalir antara Kedunglarangan ke Kalianyar tersebut memang sering meluap hingga menimbulkan banjir pada saat curah hujan cukup tinggi.

Taufik (25), salah satu warga yang bertempat tinggal di dekat lokasi kejadian mengatakan bahwa hujan yang turun pada hari Sabtu (02/02/2019) kemarin, memang agak lebat dan lama dari sore hingga malam hari.

“Hujan kemarin malam dari sore hingga malam hari, namun air sungai di lokasi kejadian tidak sampai meluap, sehingga tidak sampai terjadinya banjir,” terang Taufik di lokasi kejadian.

Ironisnya, plengsengan yang diduga sudah bertahun-tahun tersebut juga merobohkan tempat usaha jual es batu milik Mitro (37), yang berlokasi di pinggir sungai dan berdiri tepat di atas plengsengan yang ambrol tersebut.

Alhasil, tempat berjualan es batu yang diketahui sudah tidak ada isinya tersebut langsung ikut ambruk ke dalam sungai.

Ambrolnya plengsengan yang disinyalir akibat adanya tanah di bawah plengsengan yang terkikis air sungai, membuat warga sekitar kaget dan berbondong-bondong datang untuk melihat plengsengan yang ambrol. Bahkan, sebagian warga sempat mengira bahwa jembatan yang putus.

Adanya kejadian tersebut, membuat banyaknya warga sekitar yang memadati lokasi kejadian. Dan sejumlah warga khawatir bila hujan turun bisa mengakibatkan air sungai meluap, hal itu dapat membahayakan pemilik rumah yang jaraknya mencapai 2 meter dari bibir sungai tersebut. (ros/tin).

Artikel ini telah dibaca 236 kali

Baca Lainnya

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Bea Cukai dan Pemkab Pasuruan Musnahkan BKC Ilegal Senilai Rp9,3 Miliar

24 September 2026 - 18:14

Sempat Menghilang Semalam, Kakek Asal Kraton Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Welang Pasuruan

23 September 2026 - 18:10

Masjid Al Shalihin dan RSU Hermina Pasuruan Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

23 September 2026 - 15:12

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Trending di Berita Pasuruan