Pasuruan, Kabarpas.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pasuruan resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Valencia Resto, Kota Pasuruan, pada Minggu (25/10/2026). Usai pelantikan, partai berlambang bola dunia ini langsung tancap gas mematok target ambisius, yakni memborong 12 kursi dewan dengan peningkatan perolehan suara sebesar 47 persen.
Ketua DPC PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru ini sudah siap bekerja. Pihaknya bahkan telah mematangkan berbagai langkah strategis untuk merealisasikan target pemenangan partai.
”Kita sudah buat timeline (lini masa) yang terukur. Mesin partai langsung kita panaskan dengan berbagai program, baik untuk anak muda maupun masyarakat luas,” ujar Ismail Marzuki Hasan usai acara pengukuhan.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa PKB Kota Pasuruan saat ini memberikan perhatian khusus kepada kelompok milenial dan Generasi Z (Gen Z). Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pelatihan digital yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan Gen Z di era modern.
Tidak berhenti di situ, Ismail juga memberikan instruksi wajib kepada seluruh anggota legislatif dari Fraksi PKB. Mereka diwajibkan untuk turun tangan langsung mencetak generasi penerus partai yang berkualitas.
”Setiap anggota dewan dari PKB wajib dan harus bikin Sekolah Kader Perubahan. Sasarannya jelas, yaitu anak-anak muda, dengan target masing-masing anggota dewan membina sedikitnya 100 orang kader muda,” tegasnya.
Selain fokus merangkul pemilih muda, DPC PKB Kota Pasuruan juga menegaskan komitmennya dalam hal aksi sosial kemasyarakatan. Pelayanan kesehatan akan menjadi salah satu ujung tombak partai dalam melayani warga.
”Program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terus kita perkuat, khususnya pelayanan ambulan dan pendampingan pelayanan rumah sakit bagi warga yang membutuhkan. Dengan kombinasi program inovatif untuk Gen Z dan pelayanan nyata di masyarakat, kami sangat optimistis target 12 kursi dengan penambahan suara 47 persen itu bisa terwujud,” tutup Ismail. (din/ian).

















