Reporter: Khamim
Editor: Agus Hariyanto
___________________________________________________________
Purworejo (Kabarpas.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan raya, melakukan salat gaib untuk Patmi, petani Kendeng yang meninggal dunia seusai aksi cor kaki di Istana Negara, Jakarta.
Salat gaib yang dilakukan oleh puluhan kader PMII tersebut, digelar di depan Pendopo Kabupaten Pasuruan, tepatnya di jalan Alun-alun timur Pasuruan. Selain itu, mereka juga melakukan aksi teatrikal. Para mahasiswa ini meminta agar pemerintah peduli dan membela rakyat miskin terutama kaum petani.
“Kami berduka cita atas meninggalnya ibu Patmi, petani asal Kendeng. Oleh karena itu, kami sangat mengutuk keras pelanggaran HAM yang dilakukan penguasa dzalim,” ujar Heri Sutiro, korlap dalam aksi tersebut, Jumat sore, (24/03/2017).
Selain itu, mereka juga mendesak agar pemerintah segera merampungkan permasalahan dan pelanggaran HAM yang ada di negara Indonesia. “Kami mendesak pemerintah segera merampungkan permasalahan HAM, yang kerap menjadikan petani sebagai korban,” terangnya.
Sebelumnya mereka juga telah melakukan aksinya tersebut di simpang empat Purut, Kota Pasuruan. Di tempat ini, mereka berorasi, menggelar aksi teatrikal, serta membagikan brosur berisikan tuntutan mereka. (mim/gus).

















