Reporter: Hari Purnomo
Editor: Memey
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Terkait aktifitas bongkar muat klinker di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi yang diresahkan oleh masyarakat lingkungan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. PT. Pelindo III nyatakan dengan tegas tidak memberikan rekomendasi bongkar muat klinker di pelabuhan tersebut.
Menurut General Meneger PT Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono, melalui Manager SDM, Umum dan kesisteman Deddy Sumartono mengatakan, bahwa pihak Pelindo hanya sebagai penyedia tempat atau operator pelabuhan saja. Namun jika ijin bongkar dan AMDAL pelabuhan kita punya.
“Nomer persetujuan bongkar dan AMDAL RKL dan RPL No.560/932/031/2006,l,” terangnya kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Rabu (05/07/2017).
Bukannya ijin bongkar muatan klinker yg di informasikan kepada wartawan, namun PT. Pelindo III Tanjung Wangi hanya menyatakan kewajaran jika pelabuhan mempunyai banyak aktivitas bongkar muat, “Namanya juga pelabuhan ya banyak aktifitas bongkar muat,” ungkapnya.
Di tempat yang berbeda, warga terus mengeluh dengan adanya debu yang menghampiri rumahnya selama dua hari, bersamaan dengan aktifitas bongkar muat tersebut.
“Kalau debu ini sampai terhirup oleh anak-anak, jika sampai kena penyakit pernapasan gimana?” tanya salah satu warga Dusun Selogiri Desa ketapang, Kecamatan Kalipuro-Banyuwangi kepada Kabarpas.com.
Selain itu, penumpang mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi, juga mengeluh akan adanya aktifitas bongkar muat kuliner yanh debunya kemana-mana.
“Kita juga terganggu dengan debu itu mas,” kata salah satu penumpang yang juga enggan di sebut namanya kepada Kabarpas.com.
Sedangkan pihak KSOP saat di konfirmasi melalui Whatsapp (WA), Kugan Sugiana mengatakan, sudah memanggil operator pengangkut klinker tersebut dan bahkan juga sudah diberi teguran.
“Pastinya kami panggil langsung dan kita tegur EMKL beserta angkutannya untuk tidak mengulangi kejadian seperti kemarin,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Klinker yang dibongkar di pelabuhan Tanjung Wangi, berasal dari PT Bosowa Makassar yang akan di kirim ke pabrik Bosowa Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro-Banyuwangi. (har/mey).

















