Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 5 Jul 2017

PT. Pelindo III Tanjung Wangi Tegaskan Tidak Keluarkan Ijin Rekomendasi Bongkar Muat Klinker


PT. Pelindo III  Tanjung Wangi Tegaskan Tidak Keluarkan Ijin Rekomendasi Bongkar Muat Klinker Perbesar

Reporter: Hari Purnomo

Editor: Memey

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Terkait aktifitas bongkar muat klinker di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi yang diresahkan oleh masyarakat lingkungan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. PT. Pelindo III nyatakan dengan tegas  tidak memberikan rekomendasi bongkar muat klinker di pelabuhan tersebut.

Menurut General Meneger PT Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono, melalui Manager SDM, Umum dan kesisteman Deddy Sumartono mengatakan, bahwa pihak Pelindo hanya sebagai penyedia tempat atau operator pelabuhan saja. Namun jika ijin bongkar dan AMDAL pelabuhan kita punya.

“Nomer persetujuan bongkar dan AMDAL RKL dan RPL No.560/932/031/2006,l,” terangnya kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Rabu (05/07/2017).

Bukannya ijin bongkar muatan  klinker yg di informasikan kepada wartawan, namun PT. Pelindo III Tanjung Wangi hanya menyatakan kewajaran jika pelabuhan mempunyai banyak aktivitas bongkar muat, “Namanya juga pelabuhan ya banyak aktifitas bongkar muat,” ungkapnya.

Di tempat yang berbeda, warga terus mengeluh dengan adanya debu yang menghampiri rumahnya selama dua hari, bersamaan dengan aktifitas bongkar muat tersebut.

“Kalau debu ini sampai terhirup oleh anak-anak, jika sampai kena penyakit pernapasan gimana?”  tanya salah satu warga Dusun Selogiri Desa ketapang, Kecamatan Kalipuro-Banyuwangi kepada Kabarpas.com.

Selain itu, penumpang mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi, juga mengeluh akan adanya aktifitas bongkar muat kuliner yanh debunya kemana-mana.

“Kita juga terganggu dengan debu itu mas,” kata salah satu penumpang yang juga enggan di sebut namanya kepada Kabarpas.com.

Sedangkan pihak KSOP saat di konfirmasi melalui Whatsapp (WA), Kugan Sugiana mengatakan, sudah memanggil operator pengangkut klinker tersebut dan bahkan juga sudah diberi teguran.

“Pastinya kami panggil langsung dan kita tegur EMKL beserta angkutannya untuk tidak mengulangi kejadian seperti kemarin,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Klinker yang dibongkar di pelabuhan Tanjung Wangi, berasal dari PT Bosowa Makassar yang akan di kirim ke pabrik Bosowa Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro-Banyuwangi. (har/mey).

Artikel ini telah dibaca 118 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA