Gending (Kabarpas.com) – Angin kencang menghantam pemukiman padat penduduk di Probolinggo. Akibatnya, puluhan rumah warga di wilayah setempat rusak dan sejumlah pohon bertumbangan. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kerusakan rumah akibat terjangan angin kencang atau istilah beberapa orang warga sekitar disebut sebagai Angin Gending tersebut. Di ant
Rumah semi permanen milik warga rusak berat, terutama di bagian atap dan teras. Sementara rumah – rumah yang mayoritas terbuat dari bambu roboh, bahkan rata dengan tanah.
Berdasarkan penuturan warga, angin kencang ini muncul dari arah timur secara tiba-tiba, pada Sabtu (05/11/2016) pagi. Warga kaget karena terjangan angin sangat kuat tanpa disertai hujan lebat. Hanya dalam hitungan detik, angin telah merusak rumah penduduk dan menumbangkan pepohonan.
“Sebelum angin ini datang, terlebih dulu di wilayah sini diguyur hujan deras tanpa henti yang disertai dengan petir. Barulah beberapa menit kemudian muncul angin ini secara tiba-tiba dari arah timur,” ujar Samsul, salah satu warga kepada Kabarpas.com.
Kerusakan terparah tejadi di Desa Bulang dan Brumbungan Lor. Di dua desa yang bertetangga ini, sebanyak 9 rumah dilaporkan rusak. 4 rumah rata dengan tanah. Sementara lima rumah alami rusak berat.
“Jumlah kerusakan belum termasuk kerusakan ringan di beberapa desa lain di wilayah Kecamatan Gending, yang dilaporkan juga terdampak puting beliung. Jumlahnya diperkirakan 20 rumah lebih,” ujar Nur Hasan, Kepala Desa Bulang.
Sejauh ini, warga dibantu TNI-Polri dan BPBD bergotong royong melakukan perbaikan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sedangkan kerugian material ditaksir sekitar 60 juta rupiah. (sam/gus).

















