Pasuruan, Kabarpas.com — Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Pasuruan kembali menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang diserbu ratusan warga ini berlangsung di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, pada Rabu (5/8/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim dan Kota Pasuruan, serta jajaran Forkopimda.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan warga yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga sudah memadati area pasar murah sejak beberapa jam sebelum acara resmi dimulai. Mereka rela mengantre demi mendapatkan komoditas pangan dengan harga miring di bawah pasaran.
Di sela-sela peninjauannya untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, Gubernur Khofifah turut menyapa warga secara langsung. Dalam momentum tersebut, ia juga membagikan bendera Merah Putih kepada warga yang hadir sebagai bagian dari semarak menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Masyarakat memanfaatkan pasar murah ini untuk memborong berbagai kebutuhan pokok harian. Komoditas yang disediakan meliputi:
Beras Premium: Rp14.000 / kg
Beras Medium: Rp11.000 / kg
Minyak Goreng (Minyakita): Rp13.000 / liter
Gula Pasir: Rp14.000 / kg
Telur Ayam Ras: Rp20.000 / pak
Tepung Terigu: Rp10.000 / kg
Bawang Putih: Rp6.000 / 250 gram
Bawang Merah: Rp6.000 / 250 gram
Paket Cabai: Rp5.000 / 200 gram
Daging Ayam Ras: Rp30.000 / pak
Komoditas Ludes Diserbu Pembeli
Salah seorang warga bernama Faridah mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan stok sembako murah. Menurutnya, selisih harga yang cukup jauh sangat membantu perekonomian rumah tangganya.
”Lebih murah daripada beli di pasar. Telur saja Rp20.000, beras juga murah. Tapi pembeliannya dibatasi, hanya boleh beli satu,” ujar Faridah.
Tingginya antusiasme dan daya beli masyarakat membuat sejumlah komoditas ludes terjual dalam waktu singkat. Barang-barang yang habis diserbu meliputi:
Beras SPHP: 1.200 sak
Beras Premium: 100 sak
Gula Pasir: 200 kg
Minyakita: 240 liter
Telur Ayam Ras: 200 pak
Bawang Merah: 20 kg
Bawang Putih: 20 kg
Tepung Terigu: 60 kg
Melalui penyelenggaraan pasar murah yang berkesinambungan ini, Pemprov Jatim dan Pemkot Pasuruan terus berkomitmen untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah. (emn/ian).

















