Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 28 Okt 2016

Razia Prostitusi, Amankan Tiga “Wanita Nakal” di Pasar Kebonagung


Razia Prostitusi, Amankan Tiga “Wanita Nakal” di Pasar Kebonagung Perbesar

Purworejo (Kabarpas.com) – Petugas gabungan yang terdiri dari Polisi dan Satpol PP Kota Pasuruan, melakukan razia prostitusi di sejumlah tempat yang diindikasi kerapkali disalah gunakan untuk perbuatan mesum. Dari razia ini, petugas berhasil mengamankan tiga “wanita nakal” di dalam pasar Kebonagung, kota setempat.

Pantauan Kabarpas.com, razia ini sendiri dimulai dari taman Sekargadung. Tampak, sejumlah pasangan muda-mudi langsung semburat untuk kabur tatkala petugas gabungan itu tiba di lokasi. Bahkan, di lokasi ini petugas mendapatkan seorang remaja putri yang saat itu ditinggal kabur oleh cowoknya.

Remaja putri yang mengaku berasal dari Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan ini pun menolak, saat disuruh petugas untuk naik ke mobil patroli. Bahkan, ia pun juga langsung menangis dan meminta kepada petugas agar ia diperkenankan untuk pulang ke rumahnya. Karena kasihan, petugas pun akhirnya melepaskan dan menyuruh si remaja putri itu, untuk segera pulang.

Selanjutnya, petugas langsung mengelilingi ke sejumlah sudut kota. Sayangnya petugas tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya razia ini diakhiri di pasar Kebonagung. Di tempat inilah, petugas berhasil mengamankan tiga “wanita nakal” yang saat itu sedang asyik menemani pria kencanya untuk berkaraoke sembari menengak minuman keras (miras) oplosan di dalam  sebuah kios yang ada di pasar tersebut.

“Razia ini kami lakukan setelah adanya laporan warga. Kalau di salah satu kios yang ada di dalam pasar Kebonagung ini, kerapkali disalahgunakan untuk perbuatan mesum dan miras,” ujar Kasatpol PP Kota Pasuruan, M Yunus Ilyas kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi.

Yunus berjanji bahwa pihaknya akan tetap terus melakukan razia prostitusi ini, demi memberikan kenyamanan dan ketertiban bagi warga Kota Pasuruan.

“Pasuruan ini sudah lama dikenal sebagai kota santri, jadi sepertinya sangat tidak elok kalau di sini banyak ditemukan tempat yang digunakan untuk perbuatan mesum maupun miras. Untuk itu kami akan tetap berusaha menertibkan itu semua, demi menjaga image Pasuruan sebagai kota santri,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan