Reporter : Joko Santoso
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan,Kabarpas.com- Muhammad Jefri (17) warga asal Desa Sumberdawesari, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, dibacok oleh pelaku yang saat itu tengah menjambret handphone milik kekasihnya bernama Eni Susanti. Akibatnya, ia mengalami luka bacok cukup serius dan terpaksa harus dibawa ke RSSA Malang.
Menurut Kapolsek Lekok, AKP Teguh Taviarno menjelaskan, saat itu Jefri bersama pacarnya Eni Susanti sedang bermain ke taman makam patriot. Tak lama kemudian datang satu pelaku mengendarai motor Honda Beat warna putih strip merah.
“Dan tanpa diragukan lagi bagi si pelaku untuk berbuat kejahatan dan mengambil handpone dari tangan Jefri. Namun, usaha itu ditolak oleh Jefri,”ujar Teguh kepada kabarpas.com.
Karena gagal merebut handphone milik Jefri. Si pelaku kemudian mengambil Handpone milik Eni Susanti yang saat itu berada di bawah, usai berhasil membawa handphone Eni, pelaku langsung lari ke arah Utara, dan Jefri berusaha mengejar pelaku.
“Sayangnya, usaha penyelamatan itu berujung nahas, ketika mengejar pelaku, Jefri justru malah kena dibacok oleh pelaku yang saat itu menggunakan sajam jenis clurit,” bebernya.
Mendapati itu, korban langsung lari ke arah selatan untuk meminta tolong kepada warga, hingga akhirnya korban dibawa oleh warga ke Puskesmas Grati. Namun, karena kondisinya semakin lemah. Sehingga Jefri dirujuk ke RSUD Bangil.
“Dan usai mengalami perawatan medis dari RSUD Bangil kemudian dirujuk lagi ke RSSA Malang karena alami luka bacok di bagian dada cukup lumayan parah, yaitu kurang lebih 6 cm,” pungkasnya. (jok/tin).

















