Reporter : Arudatu
Editor : Memey Mega
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam acara pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi masyarakat, yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata. Ridwan Hisjam, Anggota Komisi X yang juga membidangi pariwisata mengatakan jika wisata saat ini menjadi frontline ekonomi industri.
“Pembangunan pariwisata merupakan salah satu sektor strategis nasional antara lain penyumbang devisa, instrumen pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Dan dalam membangun kepariwisataan, DPR selalu mengacu pada UU No.10 tahun 2009 tentang kepariwisataan,” kata Ridwan dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Savana Malang tersebut, Kamis (10/08/2017).
Ridwan juga menjelaskan, jika dewan memiliki fungsi mengawasi setiap kebijakan dari Kemenpar dengan menjamin terlaksananya program kepariwisataan, transparansi anggaran dan beberapa kebijakan lainnya.
“Di sini dewan juga mendesak pemerintah pusat untuk melakukan langkah konkrit dalam meningkatkan koordinasi dan sinergitas penguatan program 10 destinasi wisata prioritas,” ungkap anggota dewan dari Partai Golkar itu.
Dalam pelatihan ini Ridwan juga mengajak masyarakat untuk kritis jika ada kebijakan pemerintah yang dirasa kurang tepat sasaran dalam memajukan pariwisata, khususnya didaerah.
“Di sini bukan hanya dewan saja yang harus bersikap kritis, masyarakat juga harus kritis dalam membangun kesadaran pariwisata untuk memajukan perekonomian,” terangnya.
Di akhir sambutannya, Ridwan mengajak semua kalangan mulai dari pelaku wisata dan masyarakat untuk bersinergi dalam mempromosikan wisata lokal hingga menjadi destinasi unggulan yang bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian warga.
“Pembangunan pariwisata baru bisa berhasil ketika semua lini siap dan bisa bersinergi. Promosi berjalan, masyarakat sadar wisata, sarana dan prasarana siap, menjadikan wisata maju, pemasukan daerah meningkat dan otomatis ekonomi juga naik,” tutup Ridwan Hisjam. (aru/mey).

















