Probolinggo (Kabarpas.com) – Anggaran untuk Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Probolinggo di tahun 2016 ini, masih sama dengan anggaran di tahun sebelumnya yaitu senilai Rp 750 Juta. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pembinaan dan pemutaran kompetisi internal.
“Dengan anggaran tersebut paling tidak kami masih tetap memutar kompetisi dari kasta tertinggi hingga terendah di Kabupaten Probolinggo. Meski PSSI masih dibekukan, tapi kami tetap akan menjalankan kompetisi internal,” ujar Ketua Umum Askab PSSI Probolinggo Santiyono kepada Kabarpas.com. Kamis, (11/02/2016).
Menurut Santiyono, saat ini pembinaan di tingkat daerah tetap dilanjutkan, khususnya pembinaan terhadap usia muda yang masih tetap berjalan. Namun, saat disinggung dengan anggaran yang tak naik. Santiyono menyebut hal itu bukan kewenangan dirinya.
Santiyono mengaku tugas dirinya adalah melakukan pembinaan melalui perputaran kompetisi dari kasta tertinggi hingga terendah. “Itu urusan atasan, kalau saya menjalankan tugas saja,” imbuhnya.
Meski demikian, anggaran yang diberikan pada PSSI Kabupaten Probolinggo bisa dihitung besar jika dibandingkan dengan cabor lainnya. Bahkan, dibandingkan operasional KONI saja masih lebih besar PSSI.
“Dibanding dengan cabor lain, anggaran kami Rp 750 juta itu paling besar. Bahkan, KONI saja operasionalnya Rp 300-an juta,” terangnya kepada Kabarpas.com. (dzi/tin).

















