Oleh: Gus Haidar Hafeez
Malam aku bungkus dengan kantuk
Siangpun lapar mendera hingga terantuk
Tidur bukan obat dari seluruh kantuk
Juga makan tak menyelesaikan perut yang suntuk…
Marhab bimarhab yaa rajab
Malam seisinya kisah doa istajab
Malam ujung pangkalnya ratapan terjawab
Sejengkal rajab sejengkal kisah indah dalam kitab
Bahwa esok akan sirna pikiran pikiran biadab
Digantikan kelak tercipta perangai beradab…
Rajab
Tak serta merta kau anggap
Tetapi rajab
Waktu yang tertukar cinta orang orang salap
Tentang derita adalah berisikan bagai mana cara menangkap
Menjadi “huzil hikmah min ayyi wia in” saat mata menatap…
Rajab
Menggilaimu akulah pengidap
Bahwa hal ihwal uhrawi sebulanmu menyelinap
Barter atas kelak dibaca nikmat dengan kata tertulis silap
Bukan “ahrojal muhmal” sebagai mana kata nahwiyin yang mulai senyap…
Aku bukan anak malang
Apa lagi kera ngalam berjiwakan senantiasa menang
Tetapi muhmal aku mainkan menuju kemenangan dan lalu hengkang
Dari kekisruhan kalam adalah kalimat sedang kalimat adalah kata, tenang tenang
Semua akan baik baik saja pada laga sastra di suka orang orang…

















