Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 7 Mar 2023

Sambangi Pelajar Korban Penganiayaan di Pasuruan, Wabup Gus Mujib Sampaikan Sejumlah Pesan Ini


Sambangi Pelajar Korban Penganiayaan di Pasuruan, Wabup Gus Mujib Sampaikan Sejumlah Pesan Ini Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pelajar N, 15 tahun yang menjadi korban penganiayaan empat remaja yang viral dalam video pemuda berkaos “Pasuruan Kutho Begal” di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, mendapat atensi dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Korban yang masih duduk di bangku SMP ini disambangi Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron.

Gus Mujib-sapaan akrab Wabup Pasuruan ini tiba di rumah korban sekitar pukul 12.00 WIB. Dan Setibanya di sana langsung disambut kedua orang tua korban plus N yang memang sudah menunggunya.

Ayah Korban, Nur Salam (39) mengaku berterima kasih atas perhatian dan wejangan moral yang diberikan Gus Mujib pada putranya. Terutama setelah putra kandungnya tersebut mau untuk kembali bersekolah dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

“Awalnya trauma sekali, karena takut. Tapi alhamdulillah Gus Mujib rawuh dan ngasih wejangan moral yang adem sekali. Karena beliau mungkin juga kiyai, jadi ngasih semangatnya berbeda,” ungkapnya.

Gus Mujib sendiri ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa N. Oleh karenanya ia berharap agar kedua orang tua korban tak berhenti untuk mendampingi putranya agar trauma nya bisa hilang. Sehingga keinginan untuk melanjutkan sekolah, mengaji dan kegiatan lainnya tetap berlanjut seperti biasanya.

“Saya pribadi ikut prihatin dengan video yang jadi viral di masyarakat. Saya minta kepada orang tua korban agar bisa mengambil hikmah dari kejadian kemarin. Dampingi terus agar anaknya juga bisa melanjutkan hidup tanpa dibayang-bayangi rasa trauma,” katanya.

Wakil Kepala Daerah yang juga pengasuh Ponpes Al Yasini Areng-Areng ini mengajak korban untuk semakin dekat dengan keluarga. Hal itu dikarenakan keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang menjadi pertahanan utama setiap anggotanya.

“Jadikan Rumah kita sebagai surga kita. Maka dari itu, saya ajak korban ini lebih dekat dengan bapak ibunya. Di sini juga dekat masjid, maka biasakanlah untuk sholat jamaah bareng, mengaji dan sebagainya. Insya Allah dijauhkan dari hal-hal seperti ini,” ajak Gus Mujib.

Kepada masyarakat, TNI dan POLRI, Gus Mujib juga sangat berterima kasih lantaran ikut berperan dalam mendamaikan keluarga korban dan pelaku, meskipun hukum tetap berjalan.

“Matur nuwon atas kekompakan tokoh masyarakat hingga TNI POLRI yang ikut menjaga kejadian ini tetap kondusif. Jangan lagi ada peristiwa pengroyokan seperti ini. Kepada seluruh tenaga pendidik, maka saya minta untuk kompak bersinergi dengan anak didik dan wali murid,” pungkasnya. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Sidak Indomaret & Swalayan di Kota Pasuruan, Disperindag Temukan Kemasan Rusak dan Gudang Tak Sesuai Standar

3 Juli 2026 - 14:04

Antisipasi Kebocoran Anggaran Belanja, DPRD dan Pemkab Pasuruan Godok Standar Harga Barang

2 Juli 2026 - 18:42

Wujudkan Smart System, FTS Uniwara Gelar Kuliah Pakar Integrasi AI dan IoT

1 Juli 2026 - 08:54

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Trending di Berita Pasuruan