Prigen (Kabarpas.com) – Sambil menikmati libur akhir pekan bersama keluarga. Para pengunjung Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen ini, juga ikut melakukan donor darah di areal TSI II tersebut, Minggu (20/11/2016).
Pantauan Kabarpas.com, tampak sejumlah pengunjung mengantre di posko donor darah Taman Safari Indonesia II Prigen, Kabupaten Pasuruan. Salah satu pengunjung, David mengaku sangat senang adanya posko donor darah ini. Menurutnya, posko ini bisa digunakan untuk menunggu keluarganya yang sedang berkeliling taman safari.
“Posko ini sangat bermanfaat sekali. Sebab daripada saya menunggu lama tanpa ada kegiatan, lebih baik donor darah sekalian saja,” kata David kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi.
Hal senada juga diungkapkan oleh pengunjung lainya, Zahrotul Hasanah yang berasal dari Lawang, Malang. Ia mengaku memang rutin mendonorkan darahnya. Ia menyebutkan setiap enam bulan sekali rutin datang ke Kantor PMI untuk mendonorkan darah. “Kebetulan di sini juga ada. Ya, sekalian saja,” celetuknya.
Wanita yang akrab disapa Zahra ini menilai, posko donor darah di areal taman safari ini cukup baik. Bahkan, ia menyarankan pihak taman safari untuk terus mempertahankan program ini.
“Ini cukup bagus sekali ya. Setidaknya memberikan kesempatan kami sebagai pekerja yang repot di kantor, dan tidak sempat donor darah. Jadi, bisa bisa mendonorkan darah di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, GM Taman Safari Prigen II I Ketut Gunarta mengatakan, program donor darah ini memang baru digagas oleh pihaknya. Ia menegaskan dengan adanya program ini, setidaknya dalam setahun pihaknya sudah empat kali membuka posko donor darah.
“Semula kami ingin memberikan kesempatan karyawan TSI untuk donor. Tapi, akhirnya, kami buka untuk umum , jadi pengunjung juga bisa ikut partisipasi di sini,” tandasnya.
Alhasil, dikatakan Ketut, program ini direspon positif oleh masyarakat. Itu ditunjukkan dengan antusias pengunjung yang cukup banyak. Dan mayoritas mereka mendukung program ini dijalankan terus.
“Untuk jumlah peminatnya membludak. Dari PMI, hanya menyediakan sekitar 200 kantong, tapi peminatnya lebih dari itu. Sehingga terkadang, kami juga kasihan sama pengunjung lainya yang tidak bisa mendonorkan darah karena kehabisan kantong,” pungkasnya. (jon/sym).

















