Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 20 Feb 2026

Sidak Satgas Pangan di Pasar Tanjung Jember, Sejumlah Harga Bapok Terpantau Melonjak di Atas HET


Sidak Satgas Pangan di Pasar Tanjung Jember, Sejumlah Harga Bapok Terpantau Melonjak di Atas HET Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Dua hari Ramadan berjalan, sejumlah harga bahan pokok di Pasar Tanjung, Jember terpantau melonjak dan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP). Temuan itu terungkap saat Tim Satgas Pangan gabungan dari Polres Jember, Dinas Pangan Nasional, Dinas Pasar, Dinas Perdagangan, dan Bulog menggelar inspeksi mendadak (sidak), Jumat (20/2/2026).

Kanit Tipidter Polres Jember Ipda Harry Sasono melalui anggotanya, Bripka Yosef mengatakan kenaikan signifikan terjadi pada sejumlah komoditas, terutama cabai rawit merah yang menembus Rp130.000 per kilogram.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga cukup signifikan dan berada di atas HET maupun HAP,” ujar Yosef.

Selain cabai rawit, harga bawang merah tercatat Rp40.000/kg dan bawang putih Rp32.000/kg. Beras medium dijual Rp13.400/kg, beras premium Rp14.800/kg, sedangkan beras SPHP Bulog Rp60.000 per 5 kilogram. Cabai merah besar berkisar Rp38.000–Rp40.000/kg dan cabai merah keriting Rp25.000–Rp28.000/kg, yang sebagian dipasok dari luar daerah seperti Situbondo dan Banyuwangi.

Untuk komoditas protein, daging ayam ras dijual Rp40.000/kg, daging sapi paha belakang Rp130.000/kg, dan paha depan Rp125.000/kg. Telur ayam ras mencapai Rp30.000/kg, sedangkan gula pasir kemasan Rp18.000/kg.

Tim juga menemukan minyak goreng bersubsidi Minyakita dijual Rp15.700 hingga Rp16.000 per liter dan sulit ditemukan di sejumlah lapak pedagang.

Meski beberapa komoditas seperti beras dan daging sapi dinilai masih relatif stabil, Yosef menegaskan sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan rutin guna mengantisipasi praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi lintas instansi dalam membantu pemerintah menjaga kestabilan harga pangan dari tingkat produsen hingga konsumen, sehingga masyarakat tetap memperoleh bahan pokok sesuai harga dan kualitas yang ditetapkan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Trending di KABAR NUSANTARA