Pasuruan, Kabarpas.com – Hingga saat ini jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terpapar Virus Corona mencapai 1616 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 1377 orang sudah sembuh atau 85,21% dari jumlah pasien, dan sisanya masih dirawat. Baik di RS Bangil, RS Grati, RSPH dan rumah sakit di luar Kabupaten Pasuruan.
Kabar baik ini tentunya tak lepas dari sosok perjuangan Gus Irsyad Yusuf, panggilan akrab Bupati Pasuruan yang selama ini telah berjibaku mengajak masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan untuk bersama-sama melawan covid-19.
Padahal jika kita melihat ke belakang tingkat penyebaran covid-19 di Kabupaten Pasuruan cukup cepat. Bahkan, jumlah pasien yang terpapar covid-19 maupun yang meninggal gara-gara covid-19 juga terus meningkat pesat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena jumlah warga yang sembuh sangat banyak, dan yang terpapar juga semakin menurun,” ungkapnya kepada Kabarpas.com saat ditemui di sela-sela kegiatan Jagongan (Jamaah Gowes Sarungan).
Gowes Sarungan atau yang familiar dengan sebutan Jamaah Gowes Sarungan merupakan salah satu ikhtiar dan upayanya, dalam mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk bersama-sama melawan covid-19.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap Jumat Pagi tersebut, Gus Irsyad mengandeng para tokoh agama, forkopimda, muspika hingga pihak pemdes. Dan dalam pelaksanaan gowes sarungan ini sendiri para peserta diwajibkan untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Dengan Jagongan atau Jamaah Gowes Sarungan adalah salah satu cara kami untuk meningkatkan imunitas tubuh kita agar tetap sehat dan terjaga, juga sekaligus memotivasi masyarakat di tengah pandemi seperti saat ini,” terangnya.
“Serta sebagai salah satu media untuk mensosialisasikan ke masyarakat agar selalu pakai masker,” tambahnya kepada Kabarpas.com.
Tak ayal jika upayanya itu mendapat dukungan dan apresiasi dari sejumlah pihak. Salah satunya yaitu dari M. Fahroni selaku Kepala Pabrik Aqua Keboncandi. Ia memberikan apresiasi tersendiri atas terselenggaranya acara ini.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebagai usaha kita mencegah penyebaran Covid-19,” ucapnya kepada Kabarpas.com.
Di sisi lain, dampak positif dari angka kesembuhan warga dari Virus Corona yang terus meninggi, menjadikan hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan yang sempat menampung pasien OTG (orang tanpa gejala), sekarang sudah “bersih”. (***/sho).

















