Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 21 Sep 2017

Tahun Baru Hijriyah, Warga Banyuwangi Arak Tumpeng Raksasa


Tahun Baru Hijriyah, Warga Banyuwangi Arak Tumpeng Raksasa Perbesar

Reporter : Habib Musthofa

Editor : Titin Sukmawati

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Untuk memperingati Tahun baru Hijriyah atau bulan Muharram, banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat jawa. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Pekulo, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono Banyuwangi, yang menggelar Grebek Tumpeng Suro. Tradisi mengarak sejumlah gunungan raksasa berisi hasil bumi ini, diselenggaran secara turun temurun.

Dimulai dari pertigaan dusun setempat, tumpeng diarak untuk keliling kampung dengan dipikul secara bersama-sama oleh warga. Diikuti warga perempuan baris berjejer di belakangnya dengan membawa tumpeng satu persatu.

Menurut Andre Subandriyo (50), selaku sesepuh Dusun Pekulo menjelaskan, grebek tumpeng suro merupakan salah satu tradisi bentuk rasa syukur warga yang mayoritas petani terhadap hasil panen yang melimpah. Selain itu tradisi ini juga dipercaya warga dapat menjauhkan hama terhadap tanaman para petani

“Kami berharap setelah menggelar tradisi ini warga semakin makmur dan hasil pertanian bertambah melimpah, dan juga terhindar dari hama atau penyakit,” ucap Andre Subandriyo kepada kabarpas.com biro Banyuwangi.

Sementara Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang hadir secara langsung pada tradisi tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa lantaran antusias warga dalam melestarikan tradisi terlihat dengan kekompakan yang ada.

“Dengan terus terselenggaranya tradisi ini saya berharap, kedepannya grebeg tumpeng suro dapat masuk di dalam agenda Banyuwangi Festival,” tegas orang nomor satu di lingkungan pemerintahan Kabupaten Banyuwangi tersebut.

Selanjutnya, tradisi ini diakhiri dengan seluruh warga maupun penonton yang hadir, mereka berlomba-lomba untuk berebut gunungan raksasa hasil bumi dan tumpeng. Salah satu warga yang mendapatkan tumpeng, Candra Nur Umami (25) mengatakan, ia mendapatkan dua tumpeng yang akan dibawa pulang dan disantap bersama keluarganya di rumah. “Ya, biar mendapatkan berkah saja setelah menyantap tumpeng bersama keluarga,” tutupnya. (bib/tin).

Artikel ini telah dibaca 125 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA