Reporter : Jujun
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Tanaman hias Janda Bolong yang sempat viral karena harga jualnya hingga puluhan juta rupiah, kini mulai langka di kalangan petani tanaman hias Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Para petani mulai melakukan pembibitan, karena pesanan yang masih tinggi.
Nuriyanto, salah satu petani tanaman hias, mengaku tanaman janda bolong yang memiliki nama latin Monstera Adansonii Variegata tersebut, langsung diserbu pembeli karena viral di sosial media. Bahkan dalam sehari, Nuriyanto yang juga menjual tanaman hias, dapat menjual 100 hingga 200 bibit.
“Untuk permintaan sebetulnya sangat tinggi. Pernah sehari bisa terjual 100 hingga 200 bibit antara daun 2 sampai 3. Sekarang bukan tidak ada permintaan, tapi barang langka,” ujar Nuriyanto kepada Kabarpas.com.
Nuriyanto menambahkan, meski barang langka namun harga jual tanaman janda bolong tetap tidak ada penurunan. Pihaknya juga mulai melakukan pembibitan.
Harga tiap tanaman berbeda, dilihat dari karakter variegasi (bercak) kuning atau putih pada daunnya. Variegasi (var) inilah yang membuat tanaman janda bolong sangat mahal.
Bila var-nya sembur harganya berkisar 15 hingga 20 juta rupiah. Sedangkan daun yang memiliki var maksimal atau separuh daunnya berwarna kuning atau putih, harganya bisa mencapai 50 hingga 80 juta rupiah.
Selain memiliki keunikan, cara merawat tanaman tersebut juga mudah dan tahan terhadap hama penyakit. (Jun/Diz)

















