Pasuruan, Kabarpas.com — Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Remaja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan menggelar kegiatan “Sosialisasi/Bimbingan Pranikah Keluarga SAMAWA” pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Agenda yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dipusatkan di Aula Patriot Uniwara, Kota Pasuruan.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 calon pengantin (catin) yang berasal dari empat Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Kota Pasuruan, dengan dukungan pembiayaan bersumber dari APBD Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2026.
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Kota Pasuruan, Dr. KH. Abdulloh Shodiq, M.Pd., yang secara resmi membuka jalannya kegiatan. Dalam sambutan pembukaannya, beliau berpesan kepada seluruh calon pengantin agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh.
”Saya berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan bimbingan pranikah ini dengan baik, tertib, dan khidmat dari awal hingga selesai. Ilmu dan wawasan yang disampaikan di sini adalah bekal yang sangat berharga untuk menapaki lembaran baru kehidupan rumah tangga,” tutur Dr. KH. Abdulloh Shodiq, M.Pd.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Remaja MUI Kota Pasuruan, Hj. Rif’atul Khisbiyah (Ning Hisbiyah), menyampaikan bahwa pembekalan pranikah merupakan pondasi awal yang krusial sebelum pasangan melangkah ke pelaminan.
”Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan ikatan suci yang menuntut kesiapan lahir dan batin. Melalui bimbingan ini, kami berharap para calon pengantin memiliki bekal pemahaman agama, kesiapan mental, serta kematangan emosional agar mampu membangun mahligai rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan bernilai sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Ning Hisbiyah.
Lebih lanjut, program ini bertujuan memberikan wawasan praktis sekaligus menjadi ikhtiar nyata dalam menekan angka perceraian di Kota Pasuruan. Para peserta dibekali materi seputar pemahaman hak dan kewajiban suami-istri, peningkatan keterampilan komunikasi, pemeliharaan kesehatan keluarga, tata kelola keuangan rumah tangga, hingga penguatan ketahanan keluarga dalam menghadapi dinamika kehidupan.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut, H. Isnaini Yul’ad, M.Pd.I., selaku Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, yang mengupas tuntas kesiapan spiritual, administratif, dan tanggung jawab berkeluarga di hadapan seluruh peserta. Rangkaian acara berlangsung tertib dan khidmat dengan didukung penuh oleh jajaran pengurus Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Remaja MUI Kota Pasuruan. (abd/ian).

















