Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 12 Agu 2026

Tiga Mobil Polisi di Pasuruan Rusak, Satu Dibakar


Tiga Mobil Polisi di Pasuruan Rusak, Satu Dibakar Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Insiden anarkis terjadi di sekitar Mapolsek Sukorejo, Senin (10/8/2026) malam. Satu kendaraan patroli dibakar, sedangkan dua kendaraan dinas kepolisian lainnya mengalami kerusakan setelah situasi memanas di tengah rombongan masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.

Kendaraan yang rusak kini telah dievakuasi. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono mengatakan, peristiwa itu bermula ketika rombongan masyarakat yang baru mengikuti kegiatan di wilayah Malang melintas di Kecamatan Sukorejo. Dalam perjalanan, rombongan tersebut terlibat aksi saling hadang dengan kelompok lain.

Situasi itu kemudian dikhawatirkan berkembang menjadi bentrokan. Personel Polres Pasuruan bersama Polsek Sukorejo lantas mengarahkan rombongan ke area Mapolsek Sukorejo untuk mengamankan mereka.

Namun, upaya pengamanan tersebut justru berujung kericuhan.

“Rombongan masyarakat kami amankan dan diarahkan ke Mapolsek Sukorejo untuk menghindari bentrokan. Tetapi situasi kemudian berkembang dan terjadi tindakan anarkis dari kelompok massa,” kata Agung.

Dalam kericuhan tersebut, satu kendaraan patroli Polsek Sukorejo dibakar. Dua kendaraan dinas lainnya mengalami kerusakan.

Agung menegaskan, Mapolsek Sukorejo bukan sasaran utama dalam peristiwa tersebut. Lokasi itu digunakan petugas sebagai tempat untuk mengamankan rombongan masyarakat agar tidak terlibat bentrokan di jalan.

“Fokus petugas saat itu adalah melindungi masyarakat dan mencegah bentrokan meluas. Mapolsek merupakan lokasi pengamanan rombongan,” jelasnya.

Polisi kini bergerak mengurai kejadian tersebut. Satreskrim Polres Pasuruan mengumpulkan alat bukti dan menggali keterangan untuk memastikan kronologi secara utuh. Identifikasi terhadap pihak yang terlibat juga dilakukan.

Kapolres memastikan proses hukum tetap berjalan. Pihaknya tidak ingin insiden tersebut berkembang menjadi persoalan baru di tengah masyarakat.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Agung juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Terutama informasi yang berpotensi memperkeruh situasi setelah insiden tersebut.

“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif,” tegasnya. (dis/ian).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Menguatkan AHWA: Mengubah Kontestasi Menjadi Musyawarah, Mengubah Faksionalisme Menjadi Ukhuwah

12 Agustus 2026 - 09:55

Launching PAUD-SD Satu Atap, Ning Marisa Tegaskan Setiap Anak Berhak Dapatkan Pendidikan Berkualitas Sejak Dini

12 Agustus 2026 - 09:03

Bank Jatim Cabang Kraksaan Salurkan Bantuan Kacamata Gratis untuk 13 Anak Sekolah

12 Agustus 2026 - 08:58

Antusiasme Warga Blitar Ramaikan Public Exhibition New Honda Vario 160

12 Agustus 2026 - 07:38

Kembali ke Podium, MPM Honda Jatim Raih Juara 1 Community Sport AHSRIC 2026

11 Agustus 2026 - 23:03

Rebo Wekasan dan 320 Ribu Bencana; Benarkah Yasin Menjadi Penawarnya

11 Agustus 2026 - 22:59

Trending di Kabar Terkini