Rejoso (Kabarpas.com) – Tiga orang pemuda menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal. Aksi pengeroyokan ini terjadi di Jalan Raya Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Akibat pengeroyokan tersebut, tiga pemuda ini harus dirawat di Puskesmas setempat.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com menyebutkan, kejadian ini berawal saat korban bersama dengan teman-temannya usai membeli bensin di SPBU yang berada di Jalan Raya Rejoso tersebut. Tanpa diduga, korban yang hendak menyebrang jalan itu, tiba-tiba langsung dilempari batu oleh pelaku yang berada di dalam mobil.
“Waktu itu kami mau putar balik arah ke timur. Namun, pada saat akan menyeberang jalan, tiba-tiba ada yang melempari batu dari dalam mobil Elf yang saat itu muncul dari arah timur. Tak lama kemudian, mobil Elf itu berhenti dan ada beberapa penumpangnya yang langsung turun menghampiri kami,” kata Wahyu kepada Kabarpas.com, saat ditemui di Puskesmas Rejoso, Minggu (04/12/2016).
Ironisnya, para penumpang Elf yang turun menghampiri korban itu bukannya untuk meminta maaf, justru malah melakukan pengeroyokan kepada para korban yang berjumlah sekitar lima orang tersebut.
“Mereka turun dan langsung menghajar tiga teman kami. Beruntung tak lama kemudian ada sejumlah warga sekitar yang datang untuk melerai dan meminta mereka berhenti melakukan pengeroyokan. Setelah itu mereka langsung naik kembali ke dalam Elf, dan melanjutkan perjalanannya ke arah barat,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Akibat pengeroyokan tersebut, tiga pemuda harus dibawa ke Puskesmas setempat guna menjalani perawatan. Sedangkan dua lainnya berhasil kabur saat akan dikeroyok sejumlah orang tak dikenal tersebut.
“Untuk yang dirawat yaitu Zudi dan Fakhir, mereka berdua ini adalah warga Rejoso. Sedangkan satunya lagi bernama Didik warga Grati. Hampir semua korban mengalami luka di bagian wajah dan kepala. Dan bahkan tadi sebelum dibawa ke sini (Puskesmas.red) mereka malah ada yang pingsan,” pungkasnya. (ajo/sym).

















