Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 11 Nov 2017

Tingkatkan Kenyamanan dan Keselamatan Wisatawan, BBKSDA Bangun Sarpras Publik di TWA Kawah Ijen


Tingkatkan Kenyamanan dan Keselamatan Wisatawan, BBKSDA Bangun Sarpras Publik di TWA Kawah Ijen Perbesar

Reporter : Dhoni Martha

Editor : Agus Harianto

________________________________________________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Menyikapi pemberitaan tentang pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen yang tersebar di berbagai media online, cetak dan media sosial. Balai Besar KSDA Jawa Timur menegaskan telah mengalokasikan kegiatan pembangunan tersebut mulai tahun 2017 hingga 2018.

Apa yang dilakukan itu merupakan salah satu bentuk pelayanan dari Kementerian LHK melalui BBKSDA Jawa Timur dalam rangka melaksanakan UU 5 tahun 1990, khususnya pilar pemanfaatan jasa lingkungan dalam kawasan konservasi bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Sedangkan biaya pembangunan berasal dari APBN Kementrian LHK dan merupakan realisasi prioritas pembangunan nasional. Hal tersebut sebagaimana disampaikan langsung oleh Kepala BBKSDA Jatim, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, Msi.

Ia mengatakan bahwa pembangunan Sarpras publik di TWA Kawah Ijen terdiri dari beberapa jenis pekerjaan, di antaranya adalah pembangunan pagar pengaman pengunjung, musholla/pendopo perapian dan toilet yang berlokasi di bibir kawah ijen.

Lokasi pembangunan fisik tersebut tidak berada di jalur pendakian, sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan dan pemandangan ke arah bluefire, mengingat lokasi tersebut yang paling aman untuk berdirinya Sarpras dimaksud.

“Pembangunan ini tidak merubah bentang alam dan tidak mengganggu satwa liar di lokasi pembangunan, mengingat vegetasi dan kemurnian udara serta kadar belerang yang tinggi di puncak ijen tidak memungkingkan sebagai habitat tumbuhan dan satwa. Tujuan pembangunan Sarpras publik ini untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan pelayanan kepada wisatawan khususnya untuk menunaikan sholat subuh, toilet serta dilengkapi juga dengan perapian,” paparnya kepada sejumlah awak media.

Dikatakan Ayu, pihaknya menyayangkan beredarnya berita akhir-akhir ini yang menyatakan bahwa proses pembangunan di TWA Kawah Ijen adalah berupa toko, warung/resto dan hotel serta taman bermain.

“Yang sebenarnya ini adalah pembangunan pagar pengaman di bibir kawah, yang dilakukan dengan tujuan untuk keselamatan pengunjung dengan ketinggian 85 cm. Pagar ini tidak akan menutupi pandangan pengunjung ke kawah/ bluefire. karena jarak pagar pengaman ke bluefire sekitar 226 meter,” beber wanita yang pernah memimpin dan membesarkan TN Gunung Bromo tersebut.

Terkait dengan proses pembangunan fisik di TWA Kawah Ijen ini, Ayu mengajak kepada seluruh penggiat lingkungan hidup, Pecinta Alam dan lembaga lain yang bergerak di segmen lingkungan, bisa bersinergi dalam rangka mengawal terwujudnya pembangunan dimaksud.

“Monggo kami welcome dan berharap kepada rekan-rekan untuk bisa bersama-sama mengawal dan mewujudkan pembangunan Sarpras di TWA Kawah Ijen ini, untuk kenyamanan dan keamanan wisatawan. Sekaligus kedepannya juga melakukan pengawasan bersama,” pungkasnya. (don/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA