Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 18 Feb 2017

Tingkatkan Nilai UASBN, Dispendik Leces Berikan Bimbel


Tingkatkan Nilai UASBN, Dispendik Leces Berikan Bimbel Perbesar

Reporter: Hari Kurniawan

Editor: Agus Hariyanto

_______________________________________________________________________

Leces (Kabarpas.com) – Tahun ini, Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Leces bertekad untuk meningkatkan capaian nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD sebesar 8% atau 65,00 dari tahun pelajaran 2015/2016 yang mencapai 60,85. Pasalnya, pada nilai tahun lalu itu merupakan nilai rata-rata yang diraih 828 orang siswa dari 33 lembaga SD negeri dan swasta di Kecamatan Leces.

“Menaikkan nilai grade rata-rata UASBN tidak hanya personal saja, tetapi juga tingkat Kecamatan Leces. Peserta UASBN tahun ini mencapai 811 orang siswa dari 33 lembaga SD negeri dan swasta,” kata Kepala Cabang Dispendik Kecamatan Leces, Massajo kepada Kabarpas.com, Sabtu (18/02/2017).

Demi mewujudkan target tersebut, Cabang Dispendik Kecamatan Leces akan mengadakan bimbingan belajar (bimbel) untuk siswa kelas 6. Bimbel ini nantinya akan diikuti oleh 66 orang siswa dari 33 lembaga SD.

“Masing-masing SD akan diambil 2 (dua) siswa paling berprestasi. Meskipun demikian, kami tidak meninggalkan siswa yang lain. Karena nantinya di masing-masing lembaga juga akan diadakan bimbel dan try out berkelanjutan agar mereka siap mengikuti UASBN,” jelasnya kepada Kabarpas.com.

Bimbel yang diadakan berkat kerja sama antara Cabang Dispendik Leces dengan Kepala Sekolah, K3S, Pengawas SD dan PGRI ini akan dilaksanakan di 3 (tiga) titik. Yakni,  SDN Jorongan I, SDN Sumberkedawung V dan SDN Malasan Kulon II.

“Peserta bimbel akan dibimbing penuh oleh 12 guru pendamping mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Guru pendamping ini akan bertugas sesuai dengan kualifikasi kompetensi yang dimilikinya. Bimbel ini gratis tidak dipungut biaya,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Menurut Massajo, bimbel ini bertujuan untuk memastikan peserta didik sudah dapat mencapai standar kompetensi kelulusan dalam rangka meningkatkan capaian rangking secara rata-rata di tingkat Kabupaten Probolinggo. Bimbel sendiri akan dilaksanakan hingga menjelang UASBN bulan April mendatang.

“Dengan bimbel ini setidaknya anak-anak lebih fokus menghadapi UASBN. Karena dengan bimbel maka anak sudah akan terbiasa mengerjakan soal sehingga tidak grogi saat ujian. Meskipun nilai UASBN ini bukan untuk menentukan kelulusan,” tegasnya kepada Kabarpas.com.

Massajo menambahkan bahwa pihaknya hanya mengkoordinir saja bagaimana semua lembaga mempunyai persepsi dan dorongan yang sama. Yakni, untuk sukses UASBN tahun pelajaran 2016/2017 mendatang.

“Mudah-mudahan dengan bimbel ini, anak didik bisa siap menghadapi UASBN dan mampu meningkatkan prestasi akademiknya, sehingga bisa masuk ke sekolah favoritnya. Namun demikian, peran orang tua sangat diharapkan dalam membangun suasana kondusif agar anaknya bisa belajar dengan baik,” pungkasnya. (har/gus).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA