Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 2 Okt 2025

Transformasi Pendidikan di Jember : SDN 2 Banjarsengon Hadirkan Kelas Digital Interaktif


Transformasi Pendidikan di Jember : SDN 2 Banjarsengon Hadirkan Kelas Digital Interaktif Perbesar

Kamis, 02 Oktober 2025 – 19.40 | 744 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Transformasi pendidikan dasar di Kabupaten Jember mulai terasa nyata. Sejak April 2024, SDN 2 Banjarsengon, Kecamatan Patrang, berhasil menjalankan konsep kelas digital untuk siswa kelas V dan VI, menjadikannya pionir di daerah ini.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, M. Irfan Zainul Amin memberikan apresiasi tinggi atas inovasi yang dilakukan sekolah tersebut. Menurutnya, keberanian memanfaatkan perangkat digital yang sebelumnya jarang digunakan menjadi langkah awal penting menuju pendidikan dasar yang lebih modern.

“Saya sangat mengapresiasi langkah SDN 2 Banjarsengon. Ini bukti nyata sekolah kita mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Ke depan, dinas sudah menyiapkan distribusi Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital ke seluruh SD di Jember, disertai bimbingan teknis bagi guru,” ungkap Irfan.

Inisiatif kelas digital di SDN 2 Banjarsengon berawal dari ditemukannya 15 unit Chromebook dan 10 komputer sekolah yang selama ini hanya dipakai saat ANBK. Kepala sekolah, Guntur Bayu Wibisono, kemudian berinisiatif mengintegrasikannya dalam proses belajar sehari-hari.

“Awalnya perangkat-perangkat ini jarang dipakai. Kalau hanya disimpan, justru akan rusak. Maka kami memutuskan membuat kelas digital. Alhamdulillah anak-anak dan wali murid sangat mendukung. Bahkan, ada siswa yang membawa laptop sendiri dari rumah untuk menutupi keterbatasan perangkat,” kata Guntur.

Kini, siswa sudah terbiasa menggunakan akun belajar.id masing-masing. Mereka membuat portofolio digital dengan Google Sheet, berlatih kolaborasi daring, hingga berkreasi di Canva untuk menyelesaikan tugas berbasis proyek.

Menurut Guntur, metode ini membuat pembelajaran lebih kontekstual, menyenangkan, dan interaktif, sejalan dengan tuntutan kurikulum berbasis kompetensi.

Keberhasilan kelas digital bukan hanya memberi dampak positif bagi siswa dan guru, tetapi juga mengantarkan SDN 2 Banjarsengon meraih Juara Pertama Sekolah Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024 yang digelar Balai Besar Guru Penggerak Jatim.

Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menegaskan, SDN 2 Banjarsengon hanyalah awal. Lebih dari seribu SD di Jember akan mendapatkan fasilitas serupa. Dengan distribusi IFP secara bertahap, seluruh siswa diharapkan bisa merasakan pengalaman belajar inovatif yang menggabungkan teknologi dan kreativitas.

“Digitalisasi sekolah dasar adalah target besar kami. Tidak boleh hanya satu atau dua sekolah yang menikmati. Semua anak-anak Jember harus merasakan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” tutur Irfan.

Dengan langkah ini, SDN 2 Banjarsengon bukan hanya sekolah percontohan, melainkan pintu masuk perubahan besar pendidikan dasar di Kabupaten Jember. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Melalui SLRT, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

12 September 2026 - 17:52

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

MPM Safety Riding Center Siapkan Generasi Muda Jadi Agen Keselamatan Berkendara

12 September 2026 - 14:33

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

11 September 2026 - 17:11

Trending di KABAR NUSANTARA