Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 22 Feb 2021

UISSI Akan Awali Kuliah Perdana di Tahun 2021 dengan Sepenuhnya Via Digital


UISSI Akan Awali Kuliah Perdana di Tahun 2021 dengan Sepenuhnya Via Digital Perbesar

Cirebon, Kabarpas.com – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Suyitno menargetkan Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) akan memulai perkuliahan perdana pada Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon akan menjadi piloting penyelenggaraan perkuliahan sarjana dengan sepenuhnya digital dalam rangka menuju digital university.

Hal ini disampaikan Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., Direktur Diktis saat memaparkan tahapan-tahapan UISSI di hadapan Tim Taskforce untuk UISSI, pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pimpinan Diktis, serta perwakilan dosen Peguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang dinilai memiliki keahlian dalam pengembangan pembelajaran digital di Cirebon, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

“Prodi PAI ini akan menjadi pioneer prodi-prodi UISI yang akan lahir setelahnya,” ujar Guru Besar asal UIN Palembang itu.

Harapan Direktur terhadap PAI sebagai pioneer ini bukan tanpa alasan. Sebagaimana diketahui, Prodi PAI IAIN Cirebon sebelumnya telah menjadi penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan secara blended learning. Bahkan, di tahun 2019 Prodi PAI IAIN Cirebon tingkat kelulusan mahasiswa PPG sangat tinggi, dan tertinggi ketiga di antara LPTK PTKIN lainnya.

“Tentu saja realitas tersebut sebagai modal awal; yang penting kita untuk menjawab keraguan terkait penerapan digital culture di tingkat dosen dan pengelola program studi. Jadi saya sangat optimis di tahun 2021 UISSI melalui Prodi PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat memulai menerima mahasiswa baru untuk pembelajaran sepenuhnya daring,” tegas Suyitno yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri Palembang ini.

Di ujung pemaparannya, Direktur kembali menegaskan, bahwa sasaran UISSI tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tingkat lokal, tetapi juga memenuhi kebutuhan tingkat nasional, bahkan internasional.

“Banyak sekali warga negara Indonesia yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Mereka itu tidak mungkin dapat kuliah jika kita tidak memfasilitasi dengan model perkuliahan sepenuhnya siber. Jadi tidak hanya kelas level nasional, tapi juga internasional yang diselenggarakan UISSI,” terang Direktur.

Apa yang disampaikan Direktur Diktis tersebut sebagai tindak lanjut dari arahan kebijakan sehari sebelumnya dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani pada acara koodinasi tim taskforce Diktis dengan pimpinan IAIN Syekn Nurjati Cirebon. (Lip/Mel).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Ketika Nakes Datang ke Rumah, Tiami Tak Lagi Harus Memikirkan Perjalanan yang Mustahil

14 Juli 2026 - 05:31

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

14 Juli 2026 - 05:15

Duduk di Kursi Roda Sejak Bayi, Devi Rasakan Arti Kehadiran Layanan Kesehatan yang Datang ke Rumah

13 Juli 2026 - 16:59

Pebalap Muda Astra Honda Melesat Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang

13 Juli 2026 - 10:34

Trending di KABAR NUSANTARA