Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Jan 2019

Ulat Hitam Ganggu Aktivitas Belajar Siswa MTS di Probolinggo


Ulat Hitam Ganggu Aktivitas Belajar Siswa MTS di Probolinggo Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

Probolinggo, Kabarpas.com – Selain menghantui warga dan pengguna jalan, serbuan ribuan ulat hitam juga mengganggu aktivitas proses belajar siswa MTs di Probolinggo, Minggu (06/01/2019).

Sekolah yang terganggu oleh ulat hitam atau yang dikenal masyarakat setempat adalah Ulat Jati ini adalah MTs Darul Hikmah Al – Islami, yang berada di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Halaman sekolah yang banyak tumbuh Pohon Jati, memaksa sekolah yang terdiri dari 3 ruang ini banyak dikerumuni Ulat Jati.

Ulat yang jalanya lumayan kencang ini dengan cepat menempel tembok, halaman, teras hingga masuk ke dalam kelas sekolah.

Bahkan, karena saking banyaknya Ulat Jati ini, pihak yayasan pun terpaksa sempat meliburkan dan meniadakan apel pagi karena siswinya banyak yang takut.

Hingga kini untuk siswi yang merasa berani dengan ulat, bekerja bakti membersihkan Ulat Jati di sekolahnya.

“Geli ulat ini. Tidak tahu namanya warnanya hitam, saya takut, mengganggu aktivitas sekolah, enak belajar tiba-tiba datang ulat ini,“ ujar Alimatus Sadiyah, siswsi Kelas 9 Mts Darusl Hikmah Al – Islamii.

Wanita berhijab ini mengatakan bahwa aktivitas Ulat Jati yang menganggu sekolahannya itu sudah terjadi 4 hari ini.

“Baru pertama kali ini terjadi, dan ulat ini ada sekitar 4 hari, ya berharap Ulat segera pergi agar bisa konsentrasi belajar,“ tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Darul Hikmah Al – Islami ini menuturkan, wajar saja Murid di Mts ini menjadi takut dengan Ulat Jati, karena semuanya adalah perempuan.

“Semua siswi kami perempuan, jadi banyak yang takut terhadap Ulat Jati. Kami berharap supaya Pemerintah memberi solusi atau paling tidak penyuluhan bagaimana agar ulat tidak masuk ke dalam kelas, ” tutupnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Kemendagri Buka Kanal “Reboan” untuk Kepala Daerah, Permudah Koordinasi hingga Tingkat Pusat

15 Oktober 2026 - 19:04

Pemkab Jember Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Fokus pada Layanan Dasar dan Kesehatan

15 Oktober 2026 - 12:57

Polantas Jember Sapa Ojol dan Pedagang di Simpang Mangli, Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas

15 Oktober 2026 - 11:04

Panggil Menko Bahlil, Presiden Prabowo Terima Laporan Tentang Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi

15 Oktober 2026 - 10:58

Asa Dreamland di Patrang, Pilihan Hunian Subsidi bagi Gen Z dan Keluarga Muda Jember

13 Oktober 2026 - 22:13

Sidang Sengketa Waris Lumajang, Staf Notaris Akui Tak Hadir Saat Pembuatan Akta

13 Oktober 2026 - 15:59

Trending di KABAR NUSANTARA