Reporter: Agus Uwais Qorni
Editor: Meymey
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Usai bertemu dengan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Nasir di kantor Kementerian Ristek dan Dikti beberapa waktu lalu. Universitas Airlangga (Unair) Kampus Banyuwangi mantap akan menambah tiga program studi baru tahun ajaran 2017. Ketiga prodi itu meliputi Kimia, Ilmu Biologi, dan Vokasional Radiologi.
“Dalam pertemuan itu kami membahas tentang pengembangan pendidikan tinggi di Banyuwangi. Dan Pak Menteri sangat mendukung. Beliau punya komitmen luar biasa untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara lebih merata, termasuk di daerah yang jauh dari kota besar seperti Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Anwar Anas kepada Kabarpas.com.
Ketiga prodi tersebut, lanjut Bupati Anas, dipilih karena merupakan penunjang wajib keberadaan Fakultas Kedokteran yang ditargetkan berdiri pada tahun 2020 mendatang. Dan ketiga program studi yang masuk jurusan MIPA ini, akan menjadi dasar bagi persiapan Fakultas Kedokteran di Banyuwangi, “Tiga prodi ini dibuka mulai tahun ini, yakni tahun ajaran 2017-2018,” imbunya.
Nantinya, ketiga prodi ini akan melengkapi empat prodi yang saat ini telah ada di Unair Kampus Banyuwangi, yakni Akuntansi, Budidaya perairan, Kesehatan masyarakat, dan Kedokteran Hewan.
“Untuk diketahui, saat ini Unair Kampus Banyuwangi sudah berlangsung sejak tahun 2014 dan jumlah mahasiswa di Unair Kampus Banyuwangi sekitar 700 mahasiswa yang datang dari 17 provinsi seluruh Indonesia,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Selain itu juga akan ada rencana pembukaan jurusan teknik dikampus tersebut.
“Rencananya, yang teknik nanti akan diback-up Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang bekerja sama dengan Unair,” katanya kepada Kabarpas.com.
Dalam pertemuan itu, juga disepakati pengembangan kampus Unair sebagai konsekuensi dibukanya jurusan-jurusan baru dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah di masa yang akan datang.
“Kami berharap Unair akan memulai pembangunan kampus baru mulai tahun depan. Saya berharap, kampus ini nantinya akan menjadi embrio bagi pendirian perguruan tinggi negeri di Banyuwangi,” tutupnya. (ais/mey).

















