Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 19 Mei 2020

Usai Dirawat 9 Jam di RSUD Bangil, 1 PDP Asal Beji Meninggal Dunia


Usai Dirawat 9 Jam di RSUD Bangil, 1 PDP Asal Beji Meninggal Dunia Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Usai 9 jam menjalani perawatan di RSUD Banggil, 1 PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia hari ini. Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, PDP yang meninggal hari ini adalah seorang Perempuan (54) dari Kecamatan Beji.

Warga beji ini ditetapkan sebagai PDP Covid-19, setelah datang ke RSUD Bangil pada Senin (18/05/2020) malam dengan keluhan pneumonia plus penyakit penyerta berupa kencing manis.

“Pasien ini datang ke RSUD Bangil sekitar pukul 9 malam. Diperiksa ternyata ada pneumonia dan kencing manis sebagai komorbit atau penyakit penyerta,” kata Anang, di sela-sela kesibukannya, Selasa (19/05/2020) sore.

Tak hanya diperiksa, pasien perempuan  ini juga dirapid oleh  petugas kesehatan di RSUD Bangil, dan hasilnya reactive (positif rapid). Kata Anang, setelah dirawat hampir 9 jam, pasien ini meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 06.15 WIB.  Dan sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah sudah selesai dimakamkan di Pemakaman Desa setempat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada warga sekitar yang mendukung pelaksanaan pemakaman warga Beji ini,” singkatnya.

Sampai hari ini, total ada 21 PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia. Terdiri dari 1 warga Bangil, 1 warga Gondangwetan, 1 warga Lekok, 2 warga Lumbang, 2 warga Prigen, 3 warga Wonorejo, 1 warga Purwosari, 1 warga Grati, 2 warga Gempol, 1 warga Purwodadi, 1 warga Kraton, dan 2 warga Beji.

Sedangkan jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga hari ini mencapai 123 orang. Terdiri dari 15 warga Bangil, 11 warga Beji, 11 warga Gempol, 2 warga Gondangwetan, 11 warga Grati, 2 warga Kejayan, 5 warga Kraton, 4 warga Lekok, 2 warga Lumbang, 4 warga Nguling, 8 warga Pandaan, 9 warga Prigen, 4 warga Purwodadi, 7 warga Purwosari, 1 warga Puspo, 4 warga Rejoso, 6 warga Rembang, 4 warga Sukorejo, 1 warga Tosari, 3 warga Tutur dan 9 warga Wonorejo.

Lain halnya dengan jumlah OTG (orang tanpa gejala) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga hari ini bertambah 3 orang dari Kecamatan Lekok. Total jumlahnya mencapai 20 orang, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 222 orang dinyatakan lepas pantau. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI di Kota Pasuruan, Dari Remisi hingga Beri Hadiah untuk Bayi yang Lahir 17 Agustus

17 Agustus 2026 - 16:12

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Trending di Berita Pasuruan