Kota Batu, Kabarpas.com – Villa di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu mulai beroperasi untuk menghidupkan kembali pariwisata.
Pihak Kelurahan Songgokerto bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan pengecekan ke beberapa villa sejak Rabu (10/6/2022).
Lurah Songgokerto, Dian Saraswati mengatakan, semua pengelola villa wajib menerapkan protap kesehatan. Mereka diminta mengurangi kapasitas pengunjung hingga 50 persen.
Lurah berharap semua bisa mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama, dan bisa menyediakan masker bagi tamu villa.
“Jika sampai ada yang melanggar ya ada sanksi/peringatan. Untuk meminimalisir itu, nanti kami (petugas) akan melakukan monitoring dari pihak kelurahan,” tandas Dian, Kamis (11/6/2020).
Terpisah, Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono menerangkan, protap kesehatan telah dilakukan oleh para pemilik villa. Hal tersebut sesuai kesepakatan, setiap villa harus menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer bagi tamu yang menginap.
“Mereka juga menyediakan ruangan isolasi mandiri setiap villa. Lalu yang menginap identitasnya harus jelas memiliki KTP dan tamu dari luar negeri wajib menunjukkan paspornya, dan memakai masker,” ucap Indra.
Jika ada tamu yang mengalami gejala Covid-19, pengelola villa wajib melaporkan ke Dinkes.
Harapannya dengan adanya pembukaan kembali lingkungan Songgoriti dapat mendongkrak perekonomian warganya.
Sejak April sampai 29 Mei lalu, Pemkot Batu menutup tempat wisata di Kota Batu. Hal ini mempengaruhi perekonomian.
Saat ini ada 325 villa di Songgoriti, selama penutupan itu mereka tidak memiliki pemasukan. Terutama para penjaga villa yang ada.
Perlu diketahui, pembukaan villa di Songgoriti didasarkan berakhirnya surat perpanjangan penutupan dunia usaha pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kota Batu sampai pada 29 Mei lalu. Tetapi pihaknya sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan Pemkot Batu.
Artinya dengan berakhirnya masa berlaku aturan dalam surat tersebut, kemudian berakhirnya PSBB menuju transisi new normal. Paguyuban bersama tokoh masyarakat dan Ketua RT/ RW yang ada telah memutuskan pada 3 Juni membuka kembali villa yang ada di Songgoriti dan tidak ada pembatasan lagi. Hanya saja, warga luar daerah yang ingin memasuki lingkungan Songgoriti diimbau untuk menggunakan masker. (lih/tin).

















