Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Dalam rangka untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar Job Market Fair (JMF) di area obyek wisata Pantai Bentar Desa Curah Sawo Kecamatan Gending, Rabu (30/8/2017).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko yang ditandai dengan pemukulan gong disaksikan Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, pimpinan perusahaan dan sejumlah pencari kerja.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan melancarkan para pencari kerja di perusahaan-perusahaan. “Selain itu, dapat mempertemukan sekaligus memberikan luang bagi pencari kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan se-Jawa Timur,” katanya.
JMF 2017 ini diramaikan oleh 40 perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Timur. Sebelumnya, peserta yang terdaftar di Disnaker sebanyak 2.133 peserta dan masih mengalami peningkatan jumlah pendaftar pencari kerja di JMF hingga pukul 15.00 wib.
“Sedangkan pencari kerja pada tahun 2016 sebanyak 3.216 peserta dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sebanyak 50 perusahaan se-Jawa Timur. Jumlah ini mengalami perbedaan dan selisih jauh jumlah tenaga kerja yang dilaksanakan tahun 2017,” jelasnya.
Sementara Wabup Timbul Prihanjoko menjelaskan bahwa JMF ini sangat bermanfaat dalam upaya memberikan kemudahan kepada pencari kerja. Kegiatan semacam ini menjadi momentum yang sangat membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang profesional maupun para pencari kerja dalam mencari pekerjaan sesuai keahliannya .
“Pemerintah Daerah sangat mendukung dan memberikan fasilitas melalui JMF 2017 untuk dapat mempertemukan para pencari kerja dengan pengusaha penyedia lapangan pekerjaan sehingga dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (zid/gus).

















