Reporter : Agung Sandy Baks
Editor : Anis Natasya
Kotamobagu, Kabarpas.com – Wali Kota Kotamobagu Hj. Tatong Bara secara resmi melantik Sangadi (Kepala Desa) Tabang yang terpilih antar waktu Junius Frits Dilapanga, Rabu (3/1/2018) di Lapangan Olah Raga Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara.
Walikota Kotamobagu Hj. Tatong Bara menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi sembari berpesan kepada sangadi terpilih agar dapat membangun Desa Tabang lebih maju lagi hingga bisa sejajar dengan desa-desa lainnya di wilayah Kotamobagu.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya ucapkan selamat atas dilantiknya sangadi terpilih Desa Tabang. Saya yakin di tangan dingin sangadi terpilih, Desa Tabang bisa berbenah untuk selangkah lebih maju agar sejajar dengan desa-desa lainnya. Berikan bakti yang maksimal untuk membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai sumpah yang baru saja diucapkan,” ujar Wali Kota Kotamobagu.
Tak lupa kepada pejabat sangadi lama, Wali kota pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan penghargaan selama menjalankan jabatan tersebut. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan selama menjabat. Atas nama pemerintah memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tinginya,” tambahnya.
Sementara Sangadi Desa Tabang, Junius Frits Dilapanga yang baru saja dilantik mengungkapkan kesiapannya melalui komitmen dalam membangun Desa Tabang yang lebih maju lagi, baik dari sisi pembangunan desa hingga kesejahteraan masyarakat.
“Tahun 2018 Desa Tabang memiliki total pagu Rp 4,1 miliar yang bersumber dari ADD dan Dana Desa. Seperti yang sudah disampaikan Wali Kota Tatong Bara, melalui anggaran yang sangat besar ini kita akan membuat penguatan secara ekonomi bagi masyarakat Desa Tabang. Masyarakat Tabang harus berdaulat secara ekonomi,” ujar Oni sapaan akrabnya.
Disinggung soal struktur Pemerintahan Desa Tabang pasca dirinya dilantik, ia mengungkapkan masih akan melakukan evaluasi. “Untuk struktur pemerintahan kita masih akan evaluasi dulu 100 hari ke depan,” pungkasnya. (ag/nis)

















