Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, menggelar audiensi di Kampung Tangguh Semeru (KTS ) Benteng, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Rabu (11/11/2020).
Audiensi yang dihadiri Kapolres Probolinggo Kota, AKBP RM Jauhari serta Forpimda ini dilakukan guna mengetahui perkembangan serta kendala masyarakat di masa Pandemi Covid – 19.
Ketua Koodinator KTS Benteng Joprie Probo Wicaksono memberikan laporan perkembangan posko KTS Benteng. Menurut Joprie, terbentuknya KTS Benteng ini adalah akhir April 2020. Awalnya ia dan warga tidak paham mengenai KTS, setelah melakukan koordinasi dan mengembangkan KTS Benteng sampai dengan saat ini berkat kerja sama antar warga di RW 2 Kelurahan Mayangan.
“Keberadaan KTS Benteng ini kita jadi sadar betapa pentingnya 3M dan koordinasi tentang Covid-19, ” ujar Joprie kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.
Joprie menambahkan, saat ini mulai ada pembuatan beberapa kolam lele, namun karena keterbatasan dana masih belum ada pembibitan. Sehingga ia meminta petunjuk pada Wali kota atas keterbatasan itu.
Dibantu warga dan mahasiswa perguruan tinggi saat KKN, KTS Benteng juga mengembangkan Kampung Toga membuat minuman rosella sebagai produk unggulan di KTS ini, yang diyakini baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Di sebelah timur KTS Benteng juga terdapat lapangan bola voli yang bisa digunakan masyarakat untuk berolahraga. KTS Benteng juga melaksanakan gowes rutin tiap hari Sabtu.
“Kami berharap keberadaan KTS Benteng ini dapat berguna bagi warga RW 2 khususnya, dan Kelurahan Mayangan pada umumnya,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengapresiasi laporan Ketua KTS Benteng sebagaimana penjelasan yang gamblang itu.
“Untuk Kampung Lele, silakan Ketua KTS segera berkoordinasi dengan camat setempat, koordinasikan dengan Dinas Pertanian bisa langsung membantu karena outputnya untuk masyarakat sekitar,” jelasnya.
Wali kota memerintahkan pada Ketua RT/RW di lingkungan Kelurahan Mayangan untuk terus menerus mengedukasi masyarakat agar disipilin mengedepankan protokol kesehatan. Karena tanpa kebersamaan, usaha pemerintah tidak mungkin bisa melakukan yang terbaik.
“Situasi pandemi ini masih menjadi tantangan kita bersama. Sebelum vaksin COVID 19 didistribusikan oleh pemerintah pusat, insyaallah awal tahun 2021, maka kita harus tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tutupnya. (wil/tin).

















