Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 17 Jan 2017

Waspada! Penipuan Paket Umroh Cepat dan Murah Mulai Marak


Waspada! Penipuan Paket Umroh Cepat dan Murah Mulai Marak Perbesar

Kraksaan (Kabarpas.com)  – Penipuan dengan modus paket haji dan umroh dengan proses cepat dan murah, saat ini kian marak. Kondisi ini mengundang sorotan dari Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo, Hasan Aminuddin. Menurutnya, selama ini yang sering menjadi obyek penipuan berkedok agama adalah paket ibadah haji dan umroh ke tanah suci.
“Kondisi saat ini banyak perusahaan yang menjual paket haji dan umroh hanya dengan menyampaikan lamanya umroh dan harga yang murah. Sementara hotel dan pesawat tidak disebutkan sehingga umat muslim di Indonesia banyak yang terkecoh,” kata Hasan kepada Kabarpas.com, saat ditemui di Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (17/01/2017).
Oleh karenanya Hasan meminta kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan waspada atas maraknya aksi penipuan yang menawarkan paket haji dan umroh. Pasalnya hingga saat, Kementerian Agama (Kemenag) RI sudah mencabut izin 17 perusahaan jasa pemberangkatan haji dan umroh karena bermasalah dalam pelayanan haji dan umroh.
“Seharusnya, perusahaan ini wajib menyediakan tenaga pembimbing ibadah dan petugas kesehatan, memberangkatkan dan memulangkan jamaah sesuai dengan visa umroh dan haji. Sebelum visa keluar, perusahaan wajib menyampaikan sarana hotel dan pesawatnya,” jelasnya kepada Kabarpas.com.
Hasan memberikan contoh nyata saat berangkat umroh bersama keluarganya. Dimana saat itu dirinya bertemu dengan seorang korban yang mengaku membeli paket umroh 15 hari dengan harga Rp 28 juta.
“Tetapi faktanya, jamaah ini terlantar dan tidur di bandara Surabaya selama 2 hari, tidur di pesawat 2 hari dan tidur di Bandara King Abdul Aziz Jeddah selama 1 hari. Jadi tidurnya bukan di hotel. Bahkan, di tanah suci jamaah ini ditinggal sendiri tanpa adanya petugas pembimbing. Jelas ini merupakan tidak penipuan dengan berkedok agama,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Kepada masyarakat yang mau berangkat umroh Hasan menghimbau agar masyarakat pertama harus tahu hotel dan pesawatnya. Selanjutnya nama perusahaan dan lokasi kantornya.
“Saya menghimbau kepada masyarakat jangan terkecoh dengan harga murah dan lamanya umroh. Tetapi yang lebih panting harus tahu hotel dan pesawatnya,” pungkasnya. (har/tin).
Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA