Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Mei 2020

Wisata Wonosalam Bersiap Sambut New Normal


Wisata Wonosalam Bersiap Sambut New Normal Perbesar

 

Jombang, Kabarpas.com – Pelaku usaha wisata di kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang bersiap menyambut antusiasme kunjungan wisatawan di libur lebaran pada era normal baru (New Normal) sebagai antisipasi Covid 19.

Demikian diungkapkan ketua Forum Wisata Wonosalam (FWW) Suntoro, pada kesempatan silaturahmi bersama Dewan Penasehat FWW, di desa Sambirejo, kecamatan Wonosalam, kabupaten Jombang, Rabu, (27/5/2020).

Menurut Suntoro, kebijakan penerapan normal baru atau new normal segera dijalankan pemerintah per 1 Juni 2020, di antaranya untuk sejumlah daerah wisata di Jogjakarta, Batu dan Malang. Bahkan demikian pula untuk mal dan pusat belanja, di Jakarta, yang telah juga ditinjau Presiden Joko Widodo.

Harapannya, kebijakan kenormalan baru ini juga bisa dijalankan kawasan wisata Wonosalam, kabupaten Jombang, yang memiliki lebih 30 destinasi wisata alam dan wisata agro.

“Penerapan kenormalan baru atau new normal menjadi semangat bagi kami para pemilik dan pengelola usaha wisata di tanah air, termasuk Wonosalam,” papar Suntoro optimistik kepada Kabarpas.com.

Menurut Suntoro, selama pandemi Covid 19, usaha wisata di Wonosalam terdampak serius, dan beberapa diantaranya harus melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK.

“Ini karena tempat usaha wisata di Wonosalam harus lock down atau tutup sementara waktu sejak awal penetapan pandemi Covid 19. Tapi dengan kabar adanya penerapan protokol kesehatan melalui penerapan ‘new normal’, kami sekarang kembali antusias,” ujar manager wisata agrowisata benih dan durian bido Agropolis, Wonosalam.

Dijelaskan, para pelaku usaha wisata di Wonosalam siap untuk ikut terlibat menjalankan dan mendukung pelaksanaan protokol kesehatan yang akan diterapkan di era kenormalan baru tersebut.

“Mulai dari siapkan area wisata sebagai wajib masker, pengukuran suhu badan, penyediaan cuci tangan, penyemprotan disinfektan rutin, serta kebutuhan lainnya, kami siap dan terbuka merumuskannya dengan petugas berwenang,” imbuh Suntoro.

Sementara Ketua Forum Wisata Wonosalam (FWW) menandaskan, semua pihak, termasuk pelaku usaha, pemerintah bahkan masyarakat luas, harus bersinergi dan berkolaborasi menghadapi efek Covid 19.

“Masalah Covid 19 bukan hanya soal data dan jumlah para penderita, tapi juga nasib mereka yang sehat dan harus berkarya dengan tetap menjalankan protokol new normal tersebut,” tambah Suntoro, putra daerah asli Wonosalam.

Langkah yang diambil pemerintah pusat dalam soal penanganan Covid 19, melalui penerapan new normal membangkitkan optimisme.

“Inshaallah, didampingi dewan pembina Forum Wisata Wonosalam, yaitu Mbah Buang dan Gus Edo (H. Mujatahidur Ridho, red), para pelaku usaha Wonosalam segera melaksanakan audiensi dengan Ibu Bupati Munjidah soal penerapan new normal Jombang, khususnya di area Wonosalam,” tutup Suntoro. (***/hib).

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Karnaval SCTV di Jember Dipadati Puluhan Ribu Warga, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dari Event Hiburan

18 Mei 2026 - 08:27

Ning Ita dan Wawalikota Resmi Membuka POPKOT 1 Tahun 2026, Menjaring Atlit Berbakat dan Berprestasi

17 Mei 2026 - 19:13

Walk For Peace 2026, Biksu Thudong dari Empat Negara Singgah di Kota Mojokerto

17 Mei 2026 - 12:35

Tembus Beasiswa Petra Future Leaders 2026, Inilah Sosok Christopher Kevin Yuwono

16 Mei 2026 - 12:52

PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain 

15 Mei 2026 - 19:33

Trending di KABAR NUSANTARA