Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 17 Sep 2016

1.314 Penari Meriahkan Gandrung Sewu di Banyuwangi


					1.314 Penari Meriahkan Gandrung Sewu di Banyuwangi Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Sebanyak 1.314 penari gandrung pilihan dari seluruh penjuru Bumi Blambangan, turut serta dalam memeriahkan event Gandrung Sewu, yang dilaksanakan di pesisir Pantai Boom Banyuwangi, Sabtu (17/09/2016).

Ribuan penari tersebut sebelumnya usai mengikuti gladi bersih. Meski sinar matahari masih cukup terik, ribuan penari tersebut tetap terlihat antusias melatih kekompakan. Mereka fokus  berlatih gerak dan membentuk beragam formasi. Seperti formasi bunga, gelombang, benteng dan masih banyak lagi.

“Gladi bersih tersebut menjadi latihan pamungkas para talent sebelum tampil. Ini harus dilakukan seolah-olah sudah tampil sungguhan. Sehingga pada saat tampil mereka bisa maksimal sesuai arahan pelatih,” kata Wakil Bupati Banyuwangi ,Yusuf Widyatmoko saat memantau gladi bersih.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY. Bramuda, menambahkan kegiatan ini penting untuk mematangkan persiapan, terutama kekompakan gerak dan formasi tarian. “Hari ini penari tinggal menyesuaikan formasi dengan lokasi,” ujar Bramuda.

Untuk diketahui, Gandrung sewu merupakan event budaya yang digelar setiap tahun dalam rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest). Di perhelatannya yang kelima ini, Gandrung Sewu mengusung tema “Seblang Lukinto”.

Tema ini, merupakan kelanjutan dari pertunjukkan Gandrung Sewu tahun lalu yang mengangkat tema “Podo Nonton”. Tema “Podo Nonton” menyajikan teatrikal tentang perjuangan rakyat Banyuwangi yang dipimpin Rempeg Jogopati dalam melawan penjajahan VOC. Saat itu, tarian diakhiri dengan kisah perlawanan para pejuang hingga titik akhirnya.

Ditambahkan Bramuda, Gandrung Sewu tahun ini lebih sulit dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena dalam tema “Seblang Lukinto”, lebih dominan memainkan gerakan tari dan formasi gandrung.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini suguhan fragmen dan treatrikal hanya 20 persen, selebihnya lebih mengeksplorasi koreografi. Sehingga diperlukan kekompakan dan gerakan tari yang sama, agar penampilan penari bagus,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Festival Gandrung Sewu 2016 ini melibatkan 1.314 penari gandrung dan 26 wiyogo. Mereka sudah berlatih sejak awal Agustus lalu dibawah asuhan 48 pelatih gandrung di Banyuwangi. (dik/tin).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras