Banyuwangi (Kabarpas.com) – Sebanyak 1.314 penari gandrung pilihan dari seluruh penjuru Bumi Blambangan, turut serta dalam memeriahkan event Gandrung Sewu, yang dilaksanakan di pesisir Pantai Boom Banyuwangi, Sabtu (17/09/2016).
Ribuan penari tersebut sebelumnya usai mengikuti gladi bersih. Meski sinar matahari masih cukup terik, ribuan penari tersebut tetap terlihat antusias melatih kekompakan. Mereka fokus berlatih gerak dan membentuk beragam formasi. Seperti formasi bunga, gelombang, benteng dan masih banyak lagi.
“Gladi bersih tersebut menjadi latihan pamungkas para talent sebelum tampil. Ini harus dilakukan seolah-olah sudah tampil sungguhan. Sehingga pada saat tampil mereka bisa maksimal sesuai arahan pelatih,” kata Wakil Bupati Banyuwangi ,Yusuf Widyatmoko saat memantau gladi bersih.
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY. Bramuda, menambahkan kegiatan ini penting untuk mematangkan persiapan, terutama kekompakan gerak dan formasi tarian. “Hari ini penari tinggal menyesuaikan formasi dengan lokasi,” ujar Bramuda.
Untuk diketahui, Gandrung sewu merupakan event budaya yang digelar setiap tahun dalam rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest). Di perhelatannya yang kelima ini, Gandrung Sewu mengusung tema “Seblang Lukinto”.
Tema ini, merupakan kelanjutan dari pertunjukkan Gandrung Sewu tahun lalu yang mengangkat tema “Podo Nonton”. Tema “Podo Nonton” menyajikan teatrikal tentang perjuangan rakyat Banyuwangi yang dipimpin Rempeg Jogopati dalam melawan penjajahan VOC. Saat itu, tarian diakhiri dengan kisah perlawanan para pejuang hingga titik akhirnya.
Ditambahkan Bramuda, Gandrung Sewu tahun ini lebih sulit dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena dalam tema “Seblang Lukinto”, lebih dominan memainkan gerakan tari dan formasi gandrung.
“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini suguhan fragmen dan treatrikal hanya 20 persen, selebihnya lebih mengeksplorasi koreografi. Sehingga diperlukan kekompakan dan gerakan tari yang sama, agar penampilan penari bagus,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Festival Gandrung Sewu 2016 ini melibatkan 1.314 penari gandrung dan 26 wiyogo. Mereka sudah berlatih sejak awal Agustus lalu dibawah asuhan 48 pelatih gandrung di Banyuwangi. (dik/tin).












