Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Apr 2018

9.673 Siswa Tingkat SMP di Kabupaten Probolinggo Ikuti USBN


9.673 Siswa Tingkat SMP di Kabupaten Probolinggo Ikuti USBN Perbesar

Reporter : Ananda Hizbul Khofie
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Sebanyak 9.673 siswa SMP negeri/swasta dari 212 lembaga di Kabupaten Probolinggo mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun pelajaran 2017/2018 mulai 9 hingga 16 April 2018 mendatang. Penyelenggaraan USBN di Kabupaten Probolinggo terbagi dalam USBN Berbasis Komputer dan USBN Kertas dan Pensil.

Bagi siswa yang berhalangan tidak dapat mengikuti USBN sesuai jadwal masih bisa mengikuti USBN susulan mulai 17 hingga 21 April 2018 dengan jadwal diatur oleh masing-masing lembaga. Khusus Pendidikan Agama dilaksanakan tanggal 30 April 2018.

Dalam pelaksanaan USBN ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan pelaksanaan USBN di SMPN 4 Sukapura Satu Atap di Desa Pakel Kecamatan Sukapura. Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo. Di sekolah ini ada sekitar 17 siswa yang mengikuti USBN tahun pelajaran 2017/2018.

Menurut Priyo, secara umum pelaksanaan USBN di SMPN 4 Sukapura Satu Atap berjalan dengan lancar. Pihaknya sengaja memantau pelaksanaan ujian di daerah pegunungan untuk melihat proses ujian sekaligus menyapa, memberi semangat dan memotivasi siswa sehingga dapat mengerjakan soal-soal dengan baik. “Dengan demikian mereka bisa lulus pendidikan dasar (dikdas) 9 tahun dan dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP Priyo Siswoyo menambahkan peserta didik dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik serta lulus ujian sekolah dan USBN. Serta kriteria lain mulai darai praktek, kehadiran, nilai rata-rata rapor dan lain sebagainya.

“Kelulusan siswa ini ditentukan oleh masing-masing lembaga. Saya berharap semua siswa bisa lulus semua sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya. (fie/nis)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA