Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 19 Des 2025

Ribuan Warga Pasuruan Gelar Istighotsah dan Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah TNI AL


Ribuan Warga Pasuruan Gelar Istighotsah dan Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah TNI AL Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ribuan warga dari sepuluh desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi damai dalam bentuk Istighosah Akbar di Lapangan Arepas Semangkrong, Desa Pasinan, pada Jumat (19/12/2025).

​Aksi religius ini menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Warga menuntut penyelesaian sengketa tanah yang selama puluhan tahun diklaim oleh TNI Angkatan Laut (AL).

​Dalam kegiatan tersebut, masyarakat secara tegas menyampaikan beberapa poin krusial, di antaranya:

  • Kepastian Hukum: Menuntut solusi konkret atas status tanah pemukiman yang telah mereka tempati selama berpuluh-puluh tahun.
  • Penolakan Pembangunan: Menolak rencana pembangunan Batalyon 15 Marinir oleh Kementerian Pertahanan di lokasi tersebut.
  • Intervensi Presiden: Meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung karena sengketa ini dinilai telah buntu di tingkat bawah.

Ikhtiar Batin dan Tekanan Sosial

​Ketua Panitia Pelaksana, Lasmono, mengungkapkan bahwa Istighosah Akbar ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus puncak dari keresahan warga. Menurutnya, selama ini warga merasa tertekan karena tidak adanya kepastian hukum atas lahan mereka.

​”Warga berharap Presiden turun tangan langsung menyelesaikan konflik lahan yang juga berkaitan dengan rencana pembangunan Batalyon 15 Marinir oleh Kementerian Pertahanan,” ujar Lasmono.

 

​Ia menambahkan bahwa berbagai upaya dialog dan bentuk penolakan telah dilakukan berulang kali di masa lalu. Namun, hingga saat ini, masyarakat merasa belum mendapatkan solusi yang berpihak pada keadilan rakyat.

​Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan warga memadati Lapangan Arepas dengan khusyuk. Meski membawa tuntutan yang keras, acara berlangsung tertib dengan pengawalan dari pihak keamanan setempat. Warga berharap surat terbuka yang mereka kirimkan segera mendapat respons dari Istana Negara demi mengakhiri konflik agraria yang berkepanjangan ini.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Pasuruan Darurat Obat dan Rokok Ilegal: Kejahatan yang Mengancam Nyawa Masyarakat

22 Juni 2026 - 17:34

DPRD Jember Setujui Pembahasan Enam Raperda Usulan Pemkab, Fawait Soroti Optimalisasi Pendapatan Daerah

22 Juni 2026 - 17:20

Donor Darah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Wujud Kolaborasi Sekolah dan Keluarga untuk Kemanusiaan

22 Juni 2026 - 11:55

Konsumen Honda PCX160 Malang dan Blitar Pererat Kebersamaan Keluarga Lewat PCX160 Bikers Playland di Prigen

22 Juni 2026 - 11:50

Hapkido Jember Bawa Pulang 8 Medali dari Banyuwangi, Pelatih Bidik Prestasi Lebih Tinggi

22 Juni 2026 - 10:27

Trending di KABAR NUSANTARA