Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 25 Des 2025

Wali Kota Pasuruan Dorong Perumusan Baju Khas Daerah sebagai Jati Diri Budaya


Wali Kota Pasuruan Dorong Perumusan Baju Khas Daerah sebagai Jati Diri Budaya Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si (Mas Adi) menghadiri kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Pasuruan Tahun 2025, sarasehan dengan tema pakaian khas daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Darmoyudho, Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Mas Adi menyampaikan harapannya agar sarasehan ini dapat merepresentasikan aspirasi masyarakat Kota Pasuruan. Ia menegaskan bahwa Pasuruan bukan sekadar wilayah administratif, tetapi juga ruang sejarah dan budaya yang menghubungkan masa lalu dan masa depan.

“Baju khas ini bukan hanya sekadar pakaian, tetapi menjadi karakter dan jati diri daerah. Di dalamnya terdapat nilai filosofis, historis, dan kebudayaan yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.

Mas Adi mengungkapkan bahwa Kota Pasuruan sebenarnya telah memiliki pakaian khas. Namun, menurutnya, perlu upaya untuk mengembalikan kekuatan historis dan budaya yang terkandung di dalamnya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Kajian yang dilakukan para pendahulu tidak main-main. Ini merupakan spirit masa lalu yang kita hidupkan kembali untuk menyambut masa depan,” katanya.

Ia juga menyinggung sosok pahlawan nasional Untung Surapati yang menjadi kebanggaan masyarakat Pasuruan. Selama ini, nama Untung Surapati telah diabadikan pada berbagai fasilitas publik, seperti stadion dan gedung olahraga. Namun, nilai-nilai sejarah dan budaya yang diwariskan tokoh tersebut dinilai belum sepenuhnya diangkat dalam identitas budaya kota pasuruan.

“Kita sering membesarkan nama Untung Surapati, tetapi belum banyak mengangkat warisan nilai dan simbol budayanya. Padahal, ini bisa menjadi pertautan sejarah yang kita bawa hingga masa depan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Mas Adi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, sejarawan, budayawan, dan para senior yang memahami aspek historis dan sosiologis, untuk bersama-sama merumuskan baju khas Kota Pasuruan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan, saya mengapresiasi semangat kebersamaan ini. Kita ingin menghasilkan baju khas yang menjadi kebanggaan bersama, bukan sekadar fashion, tetapi mengandung semangat, jati diri, dan nilai kepasuruan yang terpatri,” pungkasnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Antara Toga dan Dunia Kerja

21 Juni 2026 - 10:20

Ribuan Warga Padati Saksikan Road to Kilau Raya MNCTV, Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

21 Juni 2026 - 08:05

Trending di Entertainment