Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 2 Jan 2026

Dua Pantai Satu Tiket, Cara Baru Menikmati Papuma–Watu Ulo di Awal 2026


Dua Pantai Satu Tiket, Cara Baru Menikmati Papuma–Watu Ulo di Awal 2026 Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Libur awal tahun 2026 membawa pengalaman baru bagi wisatawan yang berkunjung ke pesisir selatan Jember. Mulai 2 Januari 2026, Pantai Papuma dan Watu Ulo resmi terhubung dalam satu sistem kunjungan. Cukup dengan satu tiket seharga Rp12.500, pengunjung kini bisa menjelajahi dua ikon wisata Jember tanpa harus berhenti di loket berbeda.

Kebijakan ini menjadi penanda perayaan Hari Ulang Tahun ke-97 Pemerintah Kabupaten Jember, sekaligus sinyal keseriusan daerah dalam menata sektor pariwisata agar lebih ramah pengunjung dan berdampak luas bagi masyarakat sekitar.

Papuma dengan gugusan batu karang dan pasir putihnya, serta Watu Ulo dengan bentangan pantai panjang yang ikonik, kini hadir sebagai satu paket perjalanan. Integrasi tiket ini dirancang untuk mempersingkat antrean, mengurangi beban biaya wisata, dan memberi keleluasaan bagi wisatawan menikmati dua karakter pantai dalam satu kunjungan.

Kepala Disporaparbud Jember, Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa penerapan tiket satu pintu merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Jember dan Perum Perhutani. Selain memudahkan wisatawan, kebijakan ini juga menjadi momentum memperkuat citra Papuma–Watu Ulo sebagai destinasi unggulan Jawa Timur.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pemerintah juga menetapkan tarif parkir yang terjangkau, yakni Rp3.000 untuk kendaraan roda dua, Rp5.000 untuk kendaraan roda empat, dan Rp10.000 untuk kendaraan roda enam. Skema ini diharapkan menciptakan ketertiban sekaligus transparansi retribusi di kawasan wisata.

Transformasi tidak berhenti pada harga tiket dan parkir. Sistem pengelolaan kunjungan kini berbasis digital dan terpantau secara real time. Pada hari pertama penerapan, ribuan (2400) wisatawan tercatat masuk ke kawasan tersebut hanya dalam hitungan jam, menandakan antusiasme publik terhadap skema baru ini.

Sedangkan, untuk menjawab tantangan lonjakan pengunjung, pemerintah daerah telah menyiapkan peta jalan pengembangan destinasi sepanjang 2026. Pembangunan loket otomatis, palang pintu elektrik, hingga penataan area masuk akan dilakukan bertahap. Bagi wisatawan rombongan dengan bus besar, layanan shuttle gratis disiapkan agar akses tetap aman dan nyaman.

Lebih penting lagi, integrasi Papuma–Watu Ulo diarahkan sebagai mesin penggerak ekonomi lokal. Pemerintah menargetkan keterlibatan langsung warga sekitar, mulai dari pelaku UMKM, ojek wisata, hingga penyedia jasa pendukung lainnya. Dengan meningkatnya arus kunjungan, roda ekonomi di Ambulu dan Wuluhan diharapkan ikut berputar.

Kekhawatiran bahwa kebijakan ini hanya berlaku sementara juga ditepis. Meski kerja sama awal dituangkan dalam perjanjian dua tahunan, evaluasi dan perpanjangan akan dilakukan secara berkala. Tujuannya memastikan keberlanjutan manfaat, bukan sekadar euforia libur panjang.

Di tengah padatnya arus wisata awal tahun, pengamanan kawasan diperkuat melalui kolaborasi Muspika, TNI, Polri, Satpol PP, dan BPBD. Langkah ini diambil untuk memastikan wisatawan dapat menikmati pesona Papuma dan Watu Ulo dengan aman dan nyaman.

Dengan satu tiket dan dua lanskap berbeda, Papuma–Watu Ulo kini menawarkan lebih dari sekadar panorama. Ia hadir sebagai pengalaman wisata yang sederhana, terjangkau, dan berpihak pada masyarakat lokal, sebuah wajah baru pariwisata Jember di tahun 2026. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Podcast JAWARA Kabarpas bersama Adinda Denisa Kupas Tuntas Regulasi dan Strategi Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

16 September 2026 - 09:04

DPRD Jatim Berharap Raperda Transportasi Terintegrasi Mampu Memikat Masyarakat 

15 September 2026 - 22:25

DTSEN Disorot Fraksi PDIP DPRD Jatim: Warga Miskin Bisa Tersisih Gara-gara Desil

11 September 2026 - 20:41

Trending di Peristiwa