Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 14 Jan 2026

Ribuan Ikan di Ranu Grati Mati Akibat Cuaca Ekstrem


Ribuan Ikan di Ranu Grati Mati Akibat Cuaca Ekstrem Perbesar

​ Pasuruan, Kabarpas.com – Fenomena alam tahunan yang dikenal warga setempat dengan istilah Sapon” kembali terjadi di Danau Ranu, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir, ribuan ekor ikan dilaporkan mati mendadak.

​Kondisi ini dipicu oleh angin kencang yang terjadi terus-menerus, menyebabkan air di dasar danau teraduk hingga menjadi sangat keruh. Perubahan kondisi air yang drastis ini membuat kadar oksigen menurun dan sisa pakan serta sedimen dasar danau naik ke permukaan, sehingga meracuni ikan-ikan yang ada.

​Tidak hanya ikan liar di perairan bebas, ribuan ikan milik petani keramba jaring apung seperti jenis nila dan lele juga turut menjadi korban.

​Ira Kusdiati Ningsih, salah satu pemilik keramba di Danau Ranu, mengungkapkan bahwa fenomena ini mulai terlihat sejak Sabtu pekan lalu dan puncaknya masih berlangsung hingga hari ini.

​”Ini akibat cuaca ekstrem, angin besar sehingga air di danau menjadi keruh. Akibatnya ikan-ikan banyak yang mati, begitu juga ikan yang liar,” ujar Ira pada Rabu (14/01/2026).

​Ira juga menambahkan bahwa fenomena “Sapon” ini merupakan kejadian tahunan yang biasanya muncul menjelang perayaan Imlek. Menurut pengamatannya, dari berbagai jenis ikan yang dipelihara, hanya ikan patin yang relatif lebih kuat bertahan dibandingkan jenis lainnya.

Peristiwa ini membawa dampak ekonomi yang cukup berat bagi para pembudidaya ikan. Ira mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat banyaknya ikan siap panen yang mati sebelum sempat dijual.

​Kini, para petani keramba hanya bisa pasrah sembari berharap cuaca kembali stabil agar sisa ikan yang masih hidup dapat diselamatkan. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Donor Darah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Wujud Kolaborasi Sekolah dan Keluarga untuk Kemanusiaan

22 Juni 2026 - 11:55

Konsumen Honda PCX160 Malang dan Blitar Pererat Kebersamaan Keluarga Lewat PCX160 Bikers Playland di Prigen

22 Juni 2026 - 11:50

Hapkido Jember Bawa Pulang 8 Medali dari Banyuwangi, Pelatih Bidik Prestasi Lebih Tinggi

22 Juni 2026 - 10:27

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Trending di KABAR NUSANTARA