Jember, Kabarpas.com – Sekitar seribu warga memadati kawasan depan Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, pada Senin (16/3/2026) tengah malam. Menjelang waktu sahur, mereka berkumpul untuk menerima bantuan sembako dan uang tunai yang dibagikan Pemerintah Kabupaten Jember bersama Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Jember menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan sosial itu menyasar berbagai kelompok masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar pusat kota, mulai dari pedagang kaki lima di kawasan alun-alun, pengemudi ojek online, tukang becak, hingga pemulung. Selain paket sembako berisi beras 5 kilogram dan kebutuhan pokok lainnya, para penerima juga mendapat amplop berisi uang serta nasi kotak untuk sahur bersama.
Bupati Jember Muhammad Fawait yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada REI Jember atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat.
“Terima kasih kepada REI yang telah menggandeng Pemkab Jember untuk bersama-sama memberikan sumbangsih kepada masyarakat menjelang Idul Fitri. Ini bentuk konkret kolaborasi antara pemerintah daerah, REI, dan juga BPN,” kata Fawait.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor swasta seperti REI menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Fawait juga menyinggung rencana dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang menjadi salah satu agenda Presiden Prabowo Subianto.
“Kami siap bersama BPN untuk mendukung dan menyukseskan program Presiden terkait pembangunan tiga juta rumah. Tapi kami juga berpesan agar pembangunan rumah tetap mengikuti tata ruang,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW) agar pembangunan perumahan tidak menimbulkan persoalan baru, seperti berdirinya rumah di bantaran sungai yang berpotensi memicu banjir.
“Apalagi Perda RTRW sedang kami finalisasi. Kami berharap ke depan tidak ada lagi pembangunan rumah di bantaran sungai sehingga bisa menghindari banjir,” kata Fawait.
Sementara itu, Ketua REI Komisariat Jember Abdussalam Alamsyah, yang akrab disapa Cak Salam, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program perumahan nasional tersebut.
Menurutnya, REI Jember akan memastikan para pengembang yang tergabung dalam organisasi itu mematuhi aturan tata ruang dalam setiap pembangunan perumahan.
“Kami akan menggandeng Bupati untuk menyukseskan program Presiden, terutama terkait pembangunan tiga juta rumah. Tapi yang paling kami tekankan adalah pembangunan rumah harus sesuai dengan tata ruang dan tidak boleh berada di bantaran sungai,” kata Cak Salam.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang memberikan kesempatan kepada REI untuk menggelar kegiatan sahur bersama masyarakat di pendopo kabupaten.
Adapun bantuan yang dibagikan dalam kegiatan tersebut terdiri dari paket sembako, beras 5 kilogram, amplop berisi uang, serta nasi kotak untuk sahur bersama.
“Penerimanya dari berbagai komunitas, ada ojek online, pedagang kaki lima di sekitar alun-alun, tukang becak, pemulung, dan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Kegiatan sahur bersama itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial menjelang Idul Fitri di Jember, sekaligus menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. (dan/ian).

















