Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 5 Feb 2026

Konflik Antar Kelompok Nelayan di Pasuruan Pecah, Sejumlah Perahu Dibakar


Konflik Antar Kelompok Nelayan di Pasuruan Pecah, Sejumlah Perahu Dibakar Perbesar

Reporter: Emen Sugeng Hariyono

Editor: Ian Arieshandy

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan pada Rabu  (04/02/2026) malam. Bentrokan fisik antar kelompok nelayan pecah yang berujung pada aksi pembakaran sejumlah perahu motor.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh sengketa wilayah tangkap ikan di laut. Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api membumbung tinggi dan menghanguskan sekitar 7 hingga 10 perahu milik nelayan.

​Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat, Abdul Halim, ketegangan memuncak sesaat setelah waktu salat Isya. Ia menjelaskan bahwa bentrokan ini melibatkan warga dari dua desa, yakni Desa Kalirejo dan Ngemplak Rejo.

​”Tawuran terjadi usai salat Isya. Nelayan dari Ngemplak Rejo membakar perahu nelayan Kalirejo. Hal ini diduga karena sengketa wilayah mencari ikan,” ujar Abdul Halim di lokasi kejadian.

​Ia menambahkan bahwa aksi ini merupakan rentetan aksi balas dendam. Sebelumnya, sempat terjadi pembakaran perahu milik warga Ngemplak yang kemudian memicu serangan balasan dari kelompok lawan hingga situasi tak terkendali.

​BPBD Kota Pasuruan segera menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke area pelabuhan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman warga dan deretan perahu lainnya.

​Pihak Kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi mendalam maupun jumlah kerugian materiil.

​Personel TNI dan Polri masih berjaga ketat di perbatasan kedua desa untuk mencegah adanya bentrokan susulan.

​Mediasi sedang diupayakan oleh aparat penegak hukum dengan mengumpulkan tokoh-tokoh dari kedua belah pihak.

​Situasi di lokasi dilaporkan masih memanas meski api sudah mulai berhasil dipadamkan. Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 187 kali

Baca Lainnya

Sidang Sengketa Waris Lumajang, Staf Notaris Akui Tak Hadir Saat Pembuatan Akta

13 Oktober 2026 - 15:59

Fraksi PDI Perjuangan Tekankan Penertiban TambangJangan Cuma Tutup Lokasi

13 Oktober 2026 - 10:57

Pemkot Pasuruan Raih Juara 1 Kota Ramah Lansia Tingkat Jawa Timur 2026

13 Oktober 2026 - 10:47

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Bereaksi, Kasus ISPA Melonjak 36,2 Persen

13 Oktober 2026 - 10:37

Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Ketua DPRD : Pertumbuhan Harus Barengi Pemerataan Hingga Pelosok

13 Oktober 2026 - 10:31

Di Balik Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, PKB Soroti Gini Ratio Naik dan Ekspor Anjlok 5,33%

13 Oktober 2026 - 09:39

Trending di KABAR NUSANTARA