Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Apr 2026

BBM Naik, Legislator Erjik Minta Pengendalian Ketat agar Subsidi Tepat Sasaran


BBM Naik, Legislator Erjik Minta Pengendalian Ketat agar Subsidi Tepat Sasaran Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erjik Bintoro turut angkat bicara soal kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi oleh pemerintah per tanggal 18 April 2026.

 

Politisi PKB ini menilai, kenaikan harga BBM memang tidak dapat dihindari, sebagai konsekuensi logis dari eskalasi konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas ekonomi dunia.

 

“Indonesia tidak bisa menghindar dari efek ekonomi global karena adanya saling ketergantungan antarnegara,” kata Erjik.

 

Namun demikian, kata Erjik, yang perlu disyukuri meski kenaikan BBM ini terjadi, pemerintah masih manaruh harga yang sama pada BBM subsidi (Pertalite dan BioSolar) yang notabene menjadi jujukan masyarakat. Ia nilai langkah ini sebagai bentuk perioritas pemerintah pada rakyar kecil.

 

“Yang perlu dihargai upaya pemerintah menunda kenaikan BBM subsidi yang merupakan kebutuhan pokok rakyat banyak,” kata dia.

 

Erjik mengingatkan, pemerintah harus melakukan pengendalian terukur untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi demi menjaga agar distribusi lebih tepat sasaran dan mencegah gejolak ekonomi yang lebih luas.

 

Lebih dari itu, di tengah situasi ini, Erjik menyoroti banyaknya narasi dan komentar dari berbagai pengamat yang beredar di media massa maupun media sosial. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah gara-gara perbedaan pandangan.

 

“Mari kita sikapi dengan bijak, jangan sampai perdebatan di ruang publik merusak kohesi sosial kita,” tegas Erjik.

 

Politisi Dapil Kediri Raya uni pun percaya bahwa Indonesia dapat keluar dari berbagai krisis yang saat ini sedang menimpa Indonesia. Pihaknya pun mengajak untuk mengingat kembali ketangguhan bangsa saat menghadapi pandemi.

 

“Orang Indonesia itu punya insting adaptasi yang kuat. Kita sudah melalui krisis COVID-19 yang jauh lebih berat, dan saya yakin kita bisa melalui masa sulit ini dengan bergandengan tangan,” ujarnya.

 

“Mari kita jaga Persatuan Indonesia. Di atas semua perbedaan opini, kepentingan nasional dan keutuhan NKRI adalah yang utama. Semoga perang segera usai dan kehidupan kembali normal,” pungkasnya. (bro/ian).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan