Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar melalui berbagai ruang kreativitas dan kompetisi. Salah satunya melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar di MCC Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan.
Dalam kegiatan tersebut, Ibunda Guru Indonesia Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, S.Sos.I., M.I.Kom., yang akrab disapa Bunda Ani, hadir sebagai juri cabang Lomba Menulis Cerita yang diikuti oleh 15 peserta dari berbagai sekolah dasar di Kota Pasuruan. Lomba ini mengangkat tema “Menjaga Bumi, Aku dan Pahlawan, serta Merawat Budaya dan Tradisi.”
Bunda Ani meninjau langsung jalannya perlombaan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengasah kemampuan menulis sekaligus memperkuat budaya literasi sejak dini.
“Selain melatih kemampuan menulis, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah semangat literasi anak-anak ke depan. Semua peserta hebat, karena bisa mewakili sekolah saja sudah menjadi pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta sejatinya telah menjadi pemenang karena memiliki keberanian untuk berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki.
“Untuk bapak dan ibu guru, mari terus mengembangkan budaya literasi di sekolah. Tingkatkan kebiasaan membaca dan menulis anak-anak, sehingga ke depan mereka dapat mengikuti berbagai lomba di tingkat yang lebih luas. Anak-anak memiliki potensi yang sangat luar biasa,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kerja keras, dan semangat para peserta.
Melalui ajang FLS3N ini, diharapkan semakin banyak lahir generasi muda Kota Pasuruan yang gemar membaca, aktif menulis, serta mampu menghasilkan karya-karya inspiratif. (dan/ian).

















