Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Jul 2026

JFC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Penggerak Ekonomi Jember 


JFC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Penggerak Ekonomi Jember  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Alih-alih melihat Jember Fashion Carnaval (JFC) semata sebagai agenda tahunan, Bupati Jember Muhammad Fawait menempatkan perhelatan itu sebagai instrumen penggerak ekonomi. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap JFC didasarkan pada hasil kajian yang menunjukkan dampak nyata terhadap perputaran uang dan sektor ekonomi informal di daerah.

Pandangan itu disampaikan Fawait saat membuka rangkaian Red Carpet JFC 2026 di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (24/7/2026) malam.

Menurut Fawait, sebelum memutuskan mendukung penyelenggaraan JFC, pemerintah daerah terlebih dahulu mengkaji manfaat yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.

 

“Saya tidak begitu saja menerima dan mendukung JFC. Kami kajterlebih dahulu, dan ternyata dampaknya luar biasa. Selain mengangkat seni dan fashion, JFC juga menggerakkan perputaran ekonomi di Kabupaten Jember, terutama sektor ekonomi informal,” ungkapnya.

 

Fawait menilai JFC telah berkembang menjadi salah satu agenda yang memberi efek berganda bagi daerah. Dampaknya tidak hanya dirasakan industri kreatif, tetapi juga sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM.

 

Karena itu, pemerintah daerah berencana memperbanyak kegiatan serupa agar manfaat ekonominya tidak hanya dirasakan sekali dalam setahun.

 

Di hadapan desainer Bubah Alfian, Fawait bahkan melontarkan tantangan agar Jember memiliki agenda karnaval secara berkala.

 

“Saya tantang Mas Bubah bersama OPD terkait untuk membuat acara karnaval setiap bulan atau paling tidak setiap tiga bulan. Ini penting untuk melahirkan generasi Jember yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

 

Menurut Fawait, ruang bagi anak muda untuk berkarya perlu terus diperluas karena perubahan besar kerap lahir dari kreativitas generasi muda.

 

Selain membahas JFC, Fawait memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Jember kepada para tamu yang hadir. Ia menyebut Jember memiliki komoditas ekspor seperti edamame, kopi, tembakau, okra, hingga cerutu.

 

“Kalau datang ke Jember, sayang kalau tidak mengunjungi pabrik cerutu. Jember merupakan salah satu eksportir cerutu terbesar di Indonesia,” tuturnya.

 

Dalam sesi wawancara usai acara, Fawait kembali menegaskan bahwa setiap event yang diselenggarakan pemerintah daerah harus memiliki manfaat yang terukur.

 

“Saya sudah menyampaikan kepada kepala OPD, saya tidak ingin menyelenggarakan event yang secara perhitungan tidak memberikan dampak. Semua event yang kita laksanakan sudah dikaji agar memiliki multiplier effect terhadap perekonomian,” ujarnya.

 

Menurut dia, JFC menjadi contoh bagaimana sebuah kegiatan budaya mampu memberikan manfaat di luar aspek hiburan. Selain menjadi ruang pembinaan talenta di bidang karnaval, penyelenggaraan JFC juga meningkatkan tingkat hunian hotel, mendorong omzet pelaku UMKM, dan menggerakkan sektor ekonomi informal.

 

“Tujuan akhirnya bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pengentasan kemiskinan,” kata Fawait.

 

Desainer Bubah Alfian mengaku melihat perubahan pendekatan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan berbagai event. Menurutnya, setiap gagasan tidak langsung disetujui, melainkan lebih dulu melalui proses kajian.

 

“Saya tertarik ketika Gus menyampaikan semua ide dikaji terlebih dahulu, tidak semuanya langsung diiyakan. Ketika akhirnya diputuskan, hasilnya justru lebih dari ekspektasi saya,” ujar Bubah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap JFC. Menurut Bubah, tingginya minat masyarakat menghadiri JFC mulai terlihat dari padatnya akses transportasi menuju Jember menjelang pelaksanaan acara.

“Yang penting semakin banyak orang datang ke Jember dan tahu bahwa Jember punya potensi yang luar biasa,” tandasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Red Carpet JFC 2026 Dipenuhi Selebritas, Bubah Alfian Gaungkan Mimpi Jember ke Dunia

25 Juli 2026 - 10:54

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Rayakan Hari Jadi Kendal Bersama RCTI di “I LOVE RCTI KABUPATEN KENDAL”, Hadirkan Deretan Artis dan Beragam Aktivitas Seru

24 Juli 2026 - 10:47

Trending di Entertainment