Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 13 Agu 2026

Pastikan Kesehatan Anak Sejak Dini, Pemkot Pasuruan Targetkan CKG 100 Persen


Pastikan Kesehatan Anak Sejak Dini, Pemkot Pasuruan Targetkan CKG 100 Persen Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan memperkuat deteksi dini kesehatan anak melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah dan Pesantren Tahun 2026. Program tersebut ditargetkan menjangkau seluruh siswa sasaran atau mencapai cakupan 100 persen.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Pasuruan Dr. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., saat membuka Kick Off Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah dan Pesantren Tahun 2026 di SMP Negeri 8 Kota Pasuruan, Kamis (13/8/2026). Ia menegaskan, CKG bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi menjadi langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini.

“Data ini bukan hanya angka, tetapi fakta yang menunjukkan bagaimana kondisi anak-anak kita. CKG ini penting sebagai upaya preventif untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit-penyakit lainnya,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi.

Target tersebut diperkuat hasil pelaksanaan CKG tahun 2025. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dari 38.470 siswa yang menjadi sasaran, capaian pemeriksaan mencapai 75,44 persen. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah kurangnya aktivitas fisik, dengan 12.634 siswa tercatat memiliki aktivitas fisik yang kurang.

“Di era digital saat ini, aktivitas fisik anak ternyata sangat terbatas. Ini menjadi tantangan kita bersama. Maka kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas fisik di sekolah harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Wali Kota juga meminta kebutuhan dan pemerataan guru olahraga dipetakan agar kegiatan fisik dapat berjalan optimal di seluruh sekolah. Selain itu, sebanyak 9.643 siswa tercatat mengalami karies atau gigi berlubang. Temuan tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Dr. Shierly Marlena, M.M., menyampaikan bahwa CKG bertujuan mengidentifikasi faktor risiko serta mendeteksi masalah kesehatan sejak dini pada anak usia sekolah. Hasil pemeriksaan menjadi dasar tindak lanjut melalui Puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing siswa.

Ia menjelaskan, pada 2026 CKG ditargetkan menjangkau 38.687 siswa di 169 sekolah, terdiri atas 21.561 siswa SD/MI, 10.357 siswa SMP/MTs, dan 6.769 siswa SMA/MA. Pelaksanaan CKG Sekolah dan Pesantren dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September 2026 dengan target cakupan 100 persen.

Wali Kota menegaskan, pencapaian target tersebut membutuhkan dukungan sekolah, tenaga kesehatan, orang tua dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah siswa yang diperiksa, tetapi juga dari pemanfaatan hasil pemeriksaan untuk menentukan intervensi kesehatan yang tepat.

“Tahun 2025 CKG Kota Pasuruan berada di peringkat ketiga di Jawa Timur. Tahun ini tentu harapannya kita bisa menjadi peringkat pertama. Tetapi bukan sekadar persoalan berada di peringkat berapa, yang lebih penting adalah tugas kita memastikan anak-anak didik kita sehat, selain terus meningkatkan intelektualitas dan pendidikannya,” tegas Wali Kota.

Ia menambahkan, kesehatan dan pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia sejak dini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, para kepala SD dan SMP se-Kota Pasuruan, Kepala SMP Negeri 8 Kota Pasuruan, para kepala Puskesmas, serta ketua organisasi profesi kesehatan.

Kick Off CKG Sekolah dan Pesantren Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Pasuruan Dr. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. Usai kegiatan, Wali Kota turut memantau langsung proses pemeriksaan kesehatan kepada para siswa. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Muktamar 2026: Jika KH. Hasyim Asy’ari Masih Hidup, Apa Pesan Beliau kepada Calon Ketum PBNU?

13 Agustus 2026 - 14:41

Manifestasi Integritas dan Akhlaqul Karimah sebagai Persyaratan Utama Ketua Umum PBNU di Era Modern

13 Agustus 2026 - 14:30

Belum Berizin, Outlet Minuman Beralkohol di Patrang Ditutup Usai Dilaporkan Warga

13 Agustus 2026 - 13:32

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Tetes Tebu Berceceran di Jalan Brawijaya Jember, Empat Pengendara Motor Terpeleset 

12 Agustus 2026 - 12:54

Petani Kopi Desa Dayurejo Dilatih Mengolah Limbah Organik dan Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik

12 Agustus 2026 - 11:48

Trending di Berita Pasuruan