Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Agu 2026

Tetes Tebu Berceceran di Jalan Brawijaya Jember, Empat Pengendara Motor Terpeleset 


Tetes Tebu Berceceran di Jalan Brawijaya Jember, Empat Pengendara Motor Terpeleset  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Tumpahan tetes tebu membasahi Jalan Brawijaya, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Rabu (12/8/2026) pagi. Cairan yang tercecer sepanjang sekitar 400 meter itu membuat permukaan jalan licin.

Sedikitnya empat pengendara sepeda motor terjatuh dan dua mobil dilaporkan tergelincir akibat tumpahan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Bambang Nur Hadi, relawan Baret Rescue yang berada di lokasi, mengatakan tumpahan diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah seorang pengendara sepeda motor terjatuh.

 

“Tadi pagi kami melihat ada pengendara motor yang terjatuh akibat adanya tetes tebu. Setelah saya cek ternyata tumpahannya cukup banyak hingga 200 meter lebih,” ujarnya.

 

Ia kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dan petugas pemadam kebakaran untuk membantu membersihkan badan jalan.

 

Menurut Bambang, sejak pagi sedikitnya empat sepeda motor dan dua mobil mengalami insiden akibat permukaan jalan yang licin. Para pengendara yang mengalami luka ringan disebut telah meninggalkan lokasi.

 

Data Pusdalops BPBD Jember menyebut laporan mengenai tumpahan tersebut diterima sekitar pukul 07.35 WIB. Petugas kemudian menuju lokasi dan melakukan penanganan bersama Dinas Pemadam Kebakaran serta sejumlah relawan.

 

Pembersihan dilakukan dengan penyemprotan air pada badan jalan yang terkena tetesan tebu. Petugas juga melakukan pengamanan lalu lintas untuk mencegah pengguna jalan kembali mengalami kecelakaan.

 

Penanganan dilaporkan selesai sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah dibersihkan, kondisi jalan dinyatakan aman dan terkendali.

 

Iwan Mujiono, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember yang memimpin proses penyemprotan, mengatakan cairan tetes tebu yang tercecer dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan.

 

“Kami mengimbau kepada truk pengangkut tetes tebu agar sebelum jalan memeriksa kondisi kendaraannya. Sebab jika terjadi seperti ini, bisa menyebabkan bahaya bagi pengendara lain,” ujarnya.

 

Secara umum, tetes tebu atau “molases” merupakan cairan kental yang mengandung gula dan sejumlah senyawa organik. Ketika tercecer di permukaan aspal, cairan tersebut dapat membentuk lapisan yang mengurangi gesekan antara ban dan jalan.

Risikonya semakin besar ketika permukaan jalan basah atau cairan tersebar cukup tebal. Ban kendaraan menjadi lebih sulit mencengkeram aspal sehingga kendaraan, terutama sepeda motor, lebih mudah kehilangan traksi saat melakukan pengereman, berbelok, atau melintas dengan kecepatan tertentu. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Melalui SLRT, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

12 September 2026 - 17:52

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

MPM Safety Riding Center Siapkan Generasi Muda Jadi Agen Keselamatan Berkendara

12 September 2026 - 14:33

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

11 September 2026 - 17:11

Trending di KABAR NUSANTARA