Jember, Kabarpas.com – Hapkido Kabupaten Jember menggelar Ujian Kenaikan Tingkat yang diikuti 25 peserta dari berbagai tingkatan di Kecamatan Tanggul, Minggu (30/8/2026).
Ujian tersebut menjadi bagian dari evaluasi kemampuan anggota sebelum melanjutkan ke jenjang pelatihan berikutnya. Seluruh peserta menjalani pengujian di bawah pengawasan penguji yang merupakan Pelatih Kepala Hapkido Garuda Jaya Academy Jember, sekaligus pelatih nasional dan salah satu wasit internasional.
Dari hasil ujian, dua peserta dinyatakan berhasil naik dua tingkat sekaligus. Capaian itu menunjukkan kemampuan dan kesiapan peserta dalam menjalani materi yang diujikan.
Ketua Hapkido Kabupaten Jember, I Putu Suardana mengatakan ujian kenaikan tingkat dilakukan secara berkala sebagai bagian dari proses pembinaan anggota dan atlet.
Menurut dia, peningkatan kemampuan anggota perlu terus diukur agar proses latihan berjalan sesuai dengan jenjang dan kemampuan masing-masing.
“Kami terus berupaya agar Hapkido Kabupaten Jember senantiasa melahirkan atlet-atlet berprestasi. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menguji kemampuan peserta secara berkala, memastikan mereka siap melangkah ke jenjang pelatihan yang lebih tinggi,” ujar Putu, Senin (31/8/2026).
Selain pelaksanaan ujian kenaikan tingkat, Hapkido Jember juga mencatat prestasi dari salah seorang atletnya, Ketut Kesawa Janardana.
Peraih medali emas Kejurda Hapkido Ngawi dan Banyuwangi Open tersebut diterima di SMA Negeri 1 Jember melalui jalur prestasi.
Putu menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa prestasi atlet di bidang olahraga juga dapat membuka peluang dalam pendidikan.
“Seperti Ketut Kesawa Janardana yang membuktikan prestasi di bela diri bisa membawa kebanggaan sekaligus membuka pintu pendidikan di sekolah favorit,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan Ketut dapat menjadi motivasi bagi anggota Hapkido Jember lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan prestasi.
Putu juga mengingatkan peserta yang telah lulus ujian agar tidak berhenti berlatih setelah memperoleh kenaikan tingkat.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus. Janganlah merasa puas. Teruslah berlatih dengan giat, perbaiki kekurangan, dan tingkatkan kemampuan diri,” katanya.
Menurut Putu, latihan bela diri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik dan pencapaian dalam pertandingan. Prestasi yang diraih juga dapat menjadi bekal untuk membuka peluang pada bidang lain, termasuk pendidikan.
“Jadikan prestasi Ketut sebagai teladan bahwa bela diri melatih tubuh sekaligus membuka masa depan yang cerah,” ujarnya.
Melalui ujian kenaikan tingkat dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Hapkido Jember berharap dapat meningkatkan kualitas anggotanya sekaligus melahirkan lebih banyak atlet yang mampu berprestasi dan membawa nama Kabupaten Jember dalam berbagai kejuaraan. (dan/ian).

















